MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Sinergi dan kemanunggalan antara aparat kewilayahan TNI dengan masyarakat kembali terpotret nyata di wilayah Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Babinsa Koramil 0833-02/Kedungkandang Serda Sukarji bersama warga setempat menggelar aksi gotong royong membersihkan fasilitas lingkungan agar tercipta kawasan pemukiman yang asri, bersih, dan sehat pada Rabu (23/09/2026).
Berbekal cangkul, gergaji, serta bak sampah bambu, Serda Sukarji membaur tanpa canggung bersama warga di tepi jalan desa. Mereka bahu-membahu membabat semak belukar, membersihkan tumpukan sampah liar, serta merapikan dahan dan rerumputan yang mengganggu akses maupun pemandangan jalan. Suasana kerja bakti berlangsung penuh keakraban dengan canda tawa khas nuansa kekeluargaan.
Di sela kegiatan, Serda Sukarji menuturkan bahwa agenda kerja bakti bersama ini merupakan sarana paling efektif untuk mempererat tali silaturahmi antara Babinsa dan warga binaan, sekaligus memantik kembali kesadaran kolektif terhadap kebersihan lingkungan sekitar.
Baca juga: Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Buring Koramil Kedungkandang Gencarkan Komsos Dialogis
“Lingkungan yang bersih dan nyaman tentu menjadi tanggung jawab kita bersama. Melalui gotong royong, pekerjaan menjadi lebih ringan sekaligus mempererat kebersamaan dengan warga,” kata Serda Sukarji di sela aktivitasnya mencangkul tumpukan tanah dan sampah.
Ia menambahkan bahwa peran seorang Babinsa di wilayah tidak sekadar berfokus pada tugas formal pembinaan kewilayahan, melainkan juga harus menjadi motor penggerak yang memupuk solidaritas sosial serta mengobarkan kembali semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Antusiasme warga dalam menyambut aksi bersih-bersih ini pun sangat positif. Warga merasa terbantu sekaligus termotivasi melihat aparat kewilayahan terjun langsung ke lapangan berpeluh keringat bersama mereka. Lewat langkah sederhana nan nyata ini, kekompakan Babinsa dan masyarakat Kedungkandang diharapkan terus terjaga demi mewujudkan lingkungan yang nyaman, aman, dan sehat secara berkelanjutan.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.