MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Pagi cerah berbalut semangat meningkatkan kualitas pendidikan, Anggota DPRD Kota Malang dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sukun, H. Rokhmad, S.Sos., bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, SE., MM., menghadiri peletakan batu pertama pembangunan gedung baru TK Plus Ceria Kota Malang, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi peristiwa penting bagi keluarga besar TK Plus Ceria sekaligus bentuk dukungan terhadap penguatan infrastruktur pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini (PAUD) di wilayah Kecamatan Sukun.
Peletakan batu pertama turut dihadiri pengurus yayasan, kepala sekolah, komite sekolah, panitia pembangunan, tokoh masyarakat, serta sejumlah pihak yang memberikan dukungan terhadap pembangunan gedung baru tersebut.
Baca juga: Alhamdulillah! BBM Tak Jadi Naik, Pelanggan SPBU Tlogomas Kota Malang Lega
Dalam sambutannya, H. Rokhmad, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah dan komite TK Plus Ceria yang telah berinisiatif mengembangkan sarana pendidikan melalui program revitalisasi dengan dukungan bantuan langsung dari pemerintah pusat.
Menurutnya, pembangunan gedung harus dilaksanakan secara profesional, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan.
“Lakukan dengan baik. Sukses perencanaan, sukses dan aman dalam pelaksanaan, serta sukses dalam pelaporan. Dengan demikian, pembangunan gedung baru ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana,” ujar H. Rokhmad.
Ia menegaskan, pendidikan anak usia dini memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu fondasi dalam membentuk karakter dan kemampuan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

Karena itu, peningkatan kualitas fasilitas pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi emas. Pemerintah Kota Malang melalui DPRD akan terus mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan. Dengan adanya gedung baru ini, kami berharap kualitas pembelajaran anak-anak, khususnya di Dapil Sukun, semakin meningkat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana, SE., MM., menyampaikan bahwa pembangunan gedung TK Plus Ceria sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan tersebut dan berharap proses pembangunan dapat dilaksanakan secara optimal.
“Lakukan yang terbaik. Kalau ada masalah, silakan konsultasikan. Dinas Pendidikan Kota Malang siap membersamai dan mendukung program pembangunan sekolah ini,” tutur Suwarjana.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, yayasan, komite sekolah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadirkan sarana pendidikan yang semakin baik.
Momentum peletakan batu pertama ditandai dengan peletakan batu dan adukan semen oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana serta Anggota DPRD Kota Malang H. Rokhmad. Prosesi tersebut disaksikan pengurus yayasan, kepala sekolah, komite, panitia pembangunan, dan tokoh masyarakat sekitar.
Bagi keluarga besar TK Plus Ceria, dimulainya pembangunan gedung baru menjadi sebuah langkah maju dalam meningkatkan pelayanan pendidikan kepada anak-anak.
Kepala TK Plus Ceria, Dra. Siti Suwaibah, mengungkapkan rasa syukur atas dimulainya pembangunan gedung tersebut.
“Alhamdulillah, pembangunan gedung baru resmi dimulai. Dukungan dari para pemimpin ini adalah energi baru bagi kami untuk terus melahirkan generasi cerdas, berakhlak, dan ceria,” ungkapnya.
Ia berharap pembangunan gedung baru dapat berjalan lancar hingga selesai dan nantinya memberikan manfaat bagi peserta didik, guru, serta masyarakat sekitar.
Dengan dimulainya pembangunan tersebut, TK Plus Ceria tidak hanya mendapatkan tambahan sarana fisik, tetapi juga mendapatkan semangat baru untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.
Peletakan batu pertama ini sekaligus menjadi simbol kolaborasi antara legislatif, eksekutif, yayasan, sekolah, komite dan masyarakat dalam membangun fondasi pendidikan yang lebih baik bagi generasi penerus Kota Malang, khususnya di wilayah Kecamatan Sukun.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.