Langsung ke konten
Kamis, 10 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Nasional

2.559 Anak PAUD Meriahkan HUT Ke-21 HIMPAUDI Sidoarjo, Bunda PAUD Sriatun Subandi Tekankan Sinergi Guru dan Orang Tua

JATIMSATUNEWS.COM, SIDOARJO – Sebanyak 2.559 anak usia kelompok bermain mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Sidoarjo di GOR Serbaguna Sidoarjo, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai aktivitas yang melibatkan anak-anak PAUD. Bunda PAUD Sidoarjo dr. Hj. Sriatun Subandi turut hadir dan berinteraksi bersama para peserta melalui kegiatan menari dan bermain.

Sriatun hadir bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo Ridho Prasetyo, Ketua PW HIMPAUDI Provinsi Jawa Timur Galih Waskito, serta sejumlah stakeholder terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Sriatun menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-21 HIMPAUDI. Menurutnya, perjalanan selama 21 tahun menunjukkan dedikasi HIMPAUDI dalam mendukung peningkatan kualitas layanan dan pendidikan anak usia dini. Ia juga memberikan apresiasi kepada para pendidik, pengelola satuan PAUD, pengurus HIMPAUDI, serta seluruh pihak yang selama ini mendampingi dan mendidik anak-anak dengan penuh dedikasi.

“Mari kita perkuat sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, masyarakat, dan dunia usaha demi menciptakan ekosistem pendidikan anak usia dini yang lebih kokoh,” kata Sriatun dalam kegiatan bertajuk “Nyalakan Asa, Wujudkan Pengakuan dan Kesetaraan Guru PAUD” tersebut.

Sriatun mengatakan, keterlibatannya dalam kegiatan bersama ribuan peserta didik PAUD menjadi pengalaman yang membahagiakan. Menurutnya, aktivitas bermain dan menari bersama anak-anak juga menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana pendidikan yang menyenangkan.

Ia berharap para pendidik PAUD semakin solid dan inovatif serta terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah. Peran tersebut dinilai penting untuk memastikan layanan pendidikan anak usia dini berjalan secara berkualitas, inklusif, dan menyenangkan. “Itu sangat penting dalam mewujudkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, inklusif, dan menyenangkan,” tambah Sriatun yang juga anggota DPRD Jawa Timur tersebut.

Selain kepada pendidik, Sriatun juga mengingatkan para orang tua agar memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang anak. Orang tua diminta meluangkan waktu untuk mendampingi aktivitas anak, termasuk saat bermain.Hal tersebut dinilai semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi yang membuat anak semakin dekat dengan perangkat elektronik atau gawai.

Sriatun mencontohkan, ketika gawai digunakan untuk menghibur anak yang sedang rewel, orang tua tetap perlu memberikan pendampingan. Sebab, anak-anak belum sepenuhnya mampu memilah konten yang sesuai dengan usia mereka.

Iklan

“Selain itu, pastikan Ibu selalu membatasi durasi penggunaan perangkat tersebut agar tidak dilakukan secara berlebihan,” tuturnya. Ia menambahkan, sinergi antara guru dan orang tua perlu terus dibangun. Pendidikan anak usia dini tidak hanya berlangsung di lingkungan keluarga, tetapi juga harus berkesinambungan dengan pendidikan di sekolah. Kolaborasi antara keluarga dan satuan pendidikan, lanjut Sriatun, diharapkan dapat membantu membentuk generasi yang tangguh, cerdas, dan berakhlak mulia.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi para bunda PAUD dan orang tua. Tanpa peran serta Bapak/Ibu, mustahil bagi para siswa untuk tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang unggul dan luar biasa,” tegasnya.

Lomba MC dan DirijenDalam rangkaian HUT ke-21 HIMPAUDI Kabupaten Sidoarjo, turut digelar sejumlah perlombaan, di antaranya lomba pembawa acara (MC) dan dirijen. Sebagai Bunda PAUD Sidoarjo, Sriatun turut menyerahkan hadiah kepada para pemenang.

Untuk lomba MC, juara pertama diraih Kecamatan Candi, juara kedua Kecamatan Balongbendo, dan juara ketiga Kecamatan Krembung. Sementara juara harapan I diraih Kecamatan Sedati, juara harapan II Kecamatan Sukodono, dan juara harapan III Kecamatan Porong.

Sedangkan lomba dirijen, juara pertama diraih Kecamatan Waru, juara kedua Kecamatan Porong, dan juara ketiga Kecamatan Wonoayu.Juara harapan I diraih Kecamatan Tulangan, juara harapan II Kecamatan Candi, dan juara harapan III Kecamatan Jabon.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.