PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Ikatan Santri Sidogiri (IASS) Kecamatan Rejoso kembali menggelar kegiatan rutin Kesadaran Subuh Berjamaah (KSB) pada Jumat (4/9/2026). Bertempat di Masjid Nurul Jadid, Dusun Suruh, Desa Kedumbako, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, kegiatan ini menjadi ajang motivasi spiritual sekaligus wadah silaturahmi yang hangat bagi warga sekitar.
Kegiatan ini merupakan agenda yang dilaksanakan secara istiqamah setiap hari Jumat oleh pengurus IASS Kecamatan Rejoso. Gerakan serupa juga digelar serempak oleh seluruh IASS di wilayah Jawa, sementara untuk wilayah Madura rutin dilaksanakan sebulan sekali.
Pengurus IASS Kecamatan Rejoso, Ustadz H. Mahfudz, menjelaskan bahwa agenda rutin ini diawali dengan shalat Subuh berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur’an Surat Al-Kahfi, wirid Sholawat Arifai, dan ditutup dengan mauidhatul hasanah.
Baca juga: Subuh Berjamaah, Polres Nganjuk Gandeng Masyarakat Perkuat Kamtibmas Sukomoro
“Harapan dari kegiatan ini adalah agar warga masyarakat lebih sadar dan bersemangat dalam menjalankan shalat Subuh berjamaah, serta terus mempererat silaturahmi di kampung-kampung dan desa,” ungkapnya.
Dalam tausiahnya, Ustadz Mahfudz mengutip kitab Risalatul Jamaah dan menyampaikan keutamaan shalat Subuh berjamaah berdasarkan hadis Rasulullah SAW. Ia menegaskan kepada para jamaah bahwa shalat Subuh berjamaah memiliki nilai yang jauh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pahala pelaksanaannya setara dengan menghidupkan ibadah shalat sunnah semalam suntuk, terhitung dari waktu Isya hingga Subuh. Selain itu, ia juga mengingatkan janji Allah SWT yang akan menambah rezeki bagi hamba-Nya yang menjaga keutamaan ibadah tersebut.
Menurut penuturan salah seorang anggota IASS, gerakan KSB ini memiliki akar sejarah yang kuat karena telah dirintis sejak tahun 2017 oleh pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri saat itu, Romo KH. Ahmad Nawawi Bin Abdul Jalil. Setelah sembilan tahun berjalan secara konsisten, tradisi mulia ini terus dijaga dan dilanjutkan hingga sekarang di bawah asuhan KH. Mas Nur Fuad selaku Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Sidogiri.
Kehadiran program KSB ini mendapat sambutan yang sangat ramah dan antusias dari Ta’mir Masjid Nurul Jadid beserta warga lingkungan sekitar. Mereka berharap ke depannya semakin banyak masyarakat yang hadir dan mengikuti majelis tersebut. Acara pagi itu kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah yang akrab. Sembari menikmati secangkir kopi dan sarapan pagi, para jamaah tampak asyik berdiskusi dan membahas berbagai hal ringan yang tengah terjadi di tengah masyarakat saat ini.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.