Bagi sosok muda seperti Bagoes Pangestu Sangaji, proses pembelajaran tidak pernah hanya terbatas di dalam ruang kuliah. Sebagai mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), ia menguraikan pentingnya memahami dinamika sosial, politik, dan kebijakan publik secara riil baik pada tingkat makro kelembagaan negara maupun pada level mikro di lingkungan kampus.

Daftar Isi
Pengalaman Magang di DPR RI: Dinamika Kebijakan dan Dilema Bernegara
Pengalaman melaksanakan magang di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) memberikan keunikan tersendiri bagi Bagoes Pangestu Sangaji. Pengalaman ini membukakan tabir bagaimana proses bernegara berlangsung secara langsung dari dalam sistem legislatif.
Melalui pengamatannya di Senayan, ia menguraikan bagaimana tiga fungsi utama DPR RI dijalankan:
- Fungsi Legislasi: Proses merumuskan dan membuat undang-undang yang mengikat kehidupan masyarakat.
- Fungsi Anggaran: Menyepakati atau menolak rancangan alokasi anggaran belanja negara.
- Fungsi Pengawasan: Mengelola aspirasi publik sekaligus mengawasi kinerja pemerintah.
Melihat dinamika tersebut secara langsung menghadirkan dilema tersendiri bagi Bagoes Pangestu Sangaji. Di satu sisi, ia memahami sudut pandang rakyat yang sedang memperjuangkan hak dan aspirasinya. Di sisi lain, ia juga mengamati sudut pandang internal DPR RI yang kompleks dengan lika-liku politiknya. Pengamatan empiris ini memperkaya perspektifnya dalam menilai proses perumusan kebijakan publik di Indonesia.
Tips Magang Proaktif: Pendekatan Inisiatif dan Berdampak
Perihal menjalani masa magang, Bagoes Pangestu Sangaji menilai bahwa sebenarnya tidak ada tips dan trik sukses yang kaku. Esensi dari magang berfokus pada akumulasi pembelajaran dan eksplorasi pengalaman.
“Menurut Bagoes Pangestu Sangadji, jika ingin mendapatkan manfaat yang optimal, kunci utamanya adalah berani proaktif (‘SKSD’) terhadap siapapun dan apapun di lingkungan magang baik kepada orang-orang di dalamnya maupun terhadap aktivitas kelembagaan yang sedang berjalan.”
Melalui upaya proaktif tersebut, Bagoes Pangestu Sangaji berhasil membawa luaran yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar. Sebagai mahasiswa Hubungan Internasional FISIP UMM, pengalaman praktis di Senayan tersebut ia bagikan kembali dalam bentuk diskusi politik yang konstruktif bersama rekan-rekannya di kampus.
Kepemimpinan di Senat UMM: Mengabdi Melalui Legislatif Kampus
Perjalanan Bagoes Pangestu Sangaji hingga diamanahkan sebagai anggota Senat Mahasiswa UMM membutuhkan bekal panjang yang dibangun sejak awal masa kuliah. Proses ini dilalui melalui keterlibatan aktif dalam organisasi kemahasiswaan, penataan relasi, serta penyelesaian setiap tanggung jawab secara akuntabel.
Rekam jejak magang di DPR RI sebagai lembaga legislatif negara menjadi nilai tambah yang memperkuat kepercayaan konstituen mahasiswa UMM terhadap dirinya. Kepercayaan tersebut membuahkan amanah bagi Bagoes Pangestu Sangaji untuk mewakili aspirasi mahasiswa di tingkat universitas.
Dalam berkontribusi sebagai Senat Mahasiswa UMM, ia berfokus pada fungsi mendasar legislatif, yaitu memperjuangkan aspirasi mahasiswa. Ia tidak terlalu kaku pada birokrasi: ketika ada mahasiswa yang memerlukan bantuan, aspirasi tersebut didengarkan dan dibantu secara nyata sesuai kapasitas kelembagaan senat.
Tips dan Navigasi Perkuliahan untuk Mahasiswa Baru 2026
Untuk menyambut mahasiswa baru (maba) tahun 2026, Bagoes Pangestu Sangaji membagikan pandangan reflektif dalam menjalani dunia perkuliahan:
- Nikmati Setiap Jalur Proses: Maksimalkan apa yang sedang dikerjakan tanpa perlu melirik orang lain, karena setiap individu memiliki alur perkembangannya masing-masing.
- Orientasi pada Esensi: Kebahagiaan dan kepuasan belajar yang otentik tercapai ketika seseorang mampu menikmati prosesnya tanpa terlalu terpaku pada hasil akhir.
- Integritas Tindakan: Lakukan aktivitas yang positif dengan niat baik dan tidak merugikan pihak lain.
Untuk mempelajari panduan akademik dan kemahasiswaan lebih lanjut, mahasiswa dapat mengakses informasi resmi melalui Situs Resmi Universitas Muhammadiyah Malang atau membaca panduan tata kelola bernegara di Portal Resmi DPR RI.
Orientasi Karir dan Langkah Pascasarjana

Melengkapi perjalanan sarjananya di Universitas Muhammadiyah Malang, Bagoes Pangestu Sangaji telah merancang langkah strategis berikutnya.
Fokus keilmuannya di bidang Hubungan Internasional secara spesifik menjurus pada Ekonomi Pembangunan Internasional. Langkah selanjutnya akan ia tempuh melalui penataan karir profesional berkesinambungan serta persiapan untuk melanjutkan studi pascasarjana di bidang terkait.
Untuk membaca artikel berita up-to-date di Jawa Timur dam sekitarnya, Anda dapat menyimak informasi lengkapnya di portal Jatim Satunews.
Tentang Penulis: Catatan reflektif ini dirangkum oleh Hafizh Akbar Maulana, peneliti psikologi terapan dan mahasiswa Magister Sains Psikologi Universitas Brawijaya. Mengenal Bagoes Pangestu Sangaji sebagai salah satu rekan diskusi dan bertukar pikiran terbaik sepanjang masa studi S1, Hafizh mendedikasikan keahliannya pada penerapan Psikologi Positif, Human Capital, dan metode Game-Based Learning demi mendorong kebahagiaan otentik yang berkelanjutan serta kemajuan organisasi.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.