Langsung ke konten
Rabu, 23 September 2026
Headline Self Awareness dalam Islam: Ketika Ilmu Menjadi Pembenaran Diri
Puisi

BURUNG TANGTUT (Cerita Rakyat dari Bangka)

PUISI I JATIMSATUNEWS.COM: Si sulung dan si Bungsu anak yatim piatu 

Ayah dan ibunya telah meninggal dunia 
Digulung ombak besar saat melaut 
Mereka hidup rukun di tepi pantai 
Rumahnya sangat sederhana 
Berlantai papan beratap rumbia 
Si Sulung mencari ikan di laut 
Sedangkan si Bungsu memasak di rumah 
Suatu pagi, si Bungsu ingin ikut melaut 
Di tengah laut, perahunya dihantam badai 
Mereka berhasil mencapai tepi pantai 
Tetapi perahunya bocor 
Si Sulung menyuruh si Bungsu 
Mencari tang dan catut di dalam rumah 
Tang dan catut ditemukan di bawah gulungan tikar 
Ingin diberikan tang dan catut kepada kakaknya, si Sulung 
Tetapi setelah keluar rumah ia sangat kaget
Didapati si Sulung dan perahunya telah lenyap 
Digulung ombak ke tengah laut 
Hati si Bungsu sangat sedih 
Ia terus mencari kakaknya, si Sulung
Berjalan di sepanjang pantai tak kenal lelah
Sambil berseru, “tang tut! tang tut!”  
Karena lelah, akhirya ia tertidur di atas batu 
Setelah bangun tidur ia kaget 
Mendapati tubuhnya berubah menjadi burung kecil 
Ia terus terbang sambil berseru tang tut! tang tut! 
Sampai sekarang burung itu dinamai burung tangtut 
______
Pesan Moral: 
Setiap orang memiliki tugas dan kewajiban masing-masing. 
/ 12 Desember 2021

Komentar Pembaca

Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.