Langsung ke konten
Jumat, 25 September 2026
Headline Self Awareness dalam Islam: Ketika Ilmu Menjadi Pembenaran Diri
Jember

Mahasiswa KKN – Inovasi Pesantren Universitas Pembangunan Nasional “veteran” Jawa Timur Gelar Pelatihan Public Speaking Untuk Santri di Ponpes Nurul Ulum Wirowongso, Jember

JEMBER, 30 JUNI 2025 | JATIMSATUNEWS.COM— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”
Jawa Timur mengadakan kegiatan pelatihan public speaking di
Pondok Pesantren Nurul Ulum, Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Kabupaten
Jember, pada Sabtu (28/6/2025). Pelatihan ini ditujukan untuk para santri
tingkat SMP dengan tujuan membangun kepercayaan diri dan keterampilan berbicara
di depan umum.

Pelatihan ini diadakan oleh tim
mahasiswa KKN-IP yang diketuai oleh Dimas Aryo, mahasiswa Prodi Informatika.
Dalam pelatihan ini, para peserta
diberikan materi mengenai teknik vocal, gestur tubuh, struktur pidato, hingga
tips mengatasi demam panggung.

“Kami ingin
membekali para santri dengan keterampilan komunikasi yang baik. Public speaking
bukan hanya soal pidato, tapi juga tentang bagaimana menyampaikan ide dengan
percaya diri,” ujar Dimas.

Kegiatan
berlangsung secara interaktif dengan melibatkan praktik langsung. Siswa diminta
menyusun dan menyampaikan perusahaan singkat bertema membangun usaha mandiri
dan cara memasarkannya. Mereka kemudian mendapatkan umpan balik dari tim
mahasiswa.

Pelatihan ini
merupakan bagian dari program kerja bidang pendidikan dan pengembangan karakter
oleh kelompok KKN-IP UPN “Veteran” Jawa Timur di Pondok Pesantren Nurul Ulum,
Desa Wirowongso. Selain Dimas Aryo, tim KKN-IP juga terdiri dari Rusdian
Akbar
, M. Albert, M. Syamaidzar, M. Iqbal, Regan
Fitra, Wijaya Agus,
dan Aldy Darmawan dari berbagai jurusan.

Pengasuh Pondok
Pesantren Nurul Ulum Wirowongso, KH. Ahmad Said selaku kepala madrasah,
menyambut baik kegiatan ini dan berharap kerja sama dengan pihak kampus dapat
terus berlanjut.

Kegiatan ini
ditutup dengan sesi refleksi dan pemberian hadiah partisipasi bagi para santri.
Pelatihan public speaking ini menjadi langkah nyata kolaborasi antara dunia
pendidikan tinggi dan pesantren dalam membangun generasi muda yang cerdas,
berani, dan siap berkontribusi untuk masyarakat.

Komentar Pembaca

Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.