MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Mendengar langsung suara masyarakat menjadi langkah nyata yang terus dikedepankan oleh aparat kewilayahan dalam menjaga keharmonisan lingkungan. Hal tersebut pula yang dilakukan oleh Babinsa Kelurahan Sukoharjo, Serda Bambang, yang merupakan anggota Koramil 0833-01/Klojen. Pada Selasa (13/10), ia turun langsung menyapa warga di wilayah binaannya guna bersilaturahmi sekaligus mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat.
Melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang dikemas dalam suasana santai dan penuh keakraban, Serda Bambang berdialog interaktif dengan warga untuk memantau perkembangan situasi di lapangan. Diskusi ringan tersebut mencakup berbagai persoalan hingga kebutuhan sehari-hari yang tengah dihadapi oleh warga di lingkungan tempat tinggal mereka.

Perkuat Keterbukanan Komunikasi dan Deteksi Dini Masalah
Menurut Serda Bambang, pendekatan komunikasi secara langsung sangat efektif agar seorang Babinsa dapat benar-benar memahami kondisi nyata di tengah masyarakat. Ia juga mendorong agar warga tidak pernah ragu untuk menyampaikan saran, masukan, maupun kendala yang memerlukan perhatian bersama.
“Bagi kami, komsos bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga kesempatan untuk mendengar langsung suara masyarakat. Aspirasi warga menjadi masukan penting agar kami bisa memahami kondisi wilayah dan mencari solusi bersama,” ujar Serda Bambang.
Baca juga: Jaga Kondusivitas Wilayah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kotalama Gelar Komsos Dialogis
Baca juga: Komsos Serda Putu: Cara Ampuh Babinsa Bareng Serap Aspirasi dan Jaga Kondusivitas Warga
Ia menambahkan bahwa keterbukanan informasi antara aparat dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah. Dengan adanya pertukaran informasi yang lancar, berbagai potensi permasalahan di lingkungan dapat dideteksi lebih dini dan ditangani secara tepat.
Selain menyerap berbagai aspirasi warga, momentum Komsos tersebut juga dimanfaatkannya untuk mengajak seluruh masyarakat agar terus merawat kerukunan, meningkatkan kepedulian sosial antar-tetangga, serta memperkuat semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.