YOGYAKARTA | JATIMSATUNEWS.COM: Dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang siap bersaing dalam Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (OASE PTKIN) III Tahun 2026 di Yogyakarta. Keduanya mewakili kampus pada cabang Musabaqah Fahmil Qur’an dan Da’i Mahasiswa.
Dua delegasi tersebut adalah Mukhamad Nanda Wildan Zulfa yang akan berlaga pada cabang Musabaqah Fahmil Qur’an dan Eka Agustin Fu’adi pada cabang Da’i Mahasiswa. Keikutsertaan keduanya menjadi kesempatan untuk menunjukkan kapasitas keilmuan sekaligus membawa nama UIN Malang dalam kompetisi nasional antarmahasiswa PTKIN.
Kedua cabang yang diikuti memiliki karakter kompetensi berbeda. Musabaqah Fahmil Qur’an menuntut keluasan wawasan dan ketajaman pemahaman terhadap kandungan Al-Qur’an. Sementara itu, cabang Da’i Mahasiswa menguji kemampuan peserta dalam menyampaikan pesan-pesan keislaman secara komunikatif, inspiratif, dan meyakinkan.
Baca juga: PMII Ngawi Soroti Karhutla dan Pendidikan, 40 Mahasiswa Gelar Kuliah Jalanan: Raport Merah Kekuasaan
Baca juga: FITK UIN Malang Gelar Koordinasi Bersama Pimpinan ORMAWA Bahas Agenda Strategis Kemahasiswaan
Kombinasi kedua bidang tersebut merepresentasikan kompetensi penting mahasiswa PAI, yakni penguasaan ilmu keislaman sekaligus keterampilan menyampaikan dan mengaktualisasikan nilai-nilai agama di tengah masyarakat.
Dalam keikutsertaan ini, Dr. H. Sudirman, S.Ag., M.Ag. hadir sebagai pembina. Dukungan kelembagaan juga diberikan jajaran pimpinan FTIK, yakni Dekan Prof. Dr. H. Muhammad Walid, M.A., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Prof. Dr. Marno, M.Ag., serta Kepala Bagian Tata Usaha FTIK Ari Prasetyo Hirmawan, S.E., M.M.

Kehadiran unsur pimpinan dan pendamping fakultas menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi mahasiswa, khususnya dalam kompetisi akademik dan keagamaan. Partisipasi ini sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengukur kemampuan, memperluas pengalaman, serta membangun kepercayaan diri dalam persaingan tingkat nasional.
Bagi FTIK UIN Malang, keikutsertaan dalam OASE PTKIN III 2026 tidak hanya berorientasi pada capaian kompetisi, tetapi juga pada penguatan kapasitas dan karakter mahasiswa. Melalui dua cabang yang diikuti, Nanda dan Eka diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik serta mengharumkan nama almamater di tingkat nasional.
Sumber: ftik.uin-malang.ac.id



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.