Langsung ke konten
Kamis, 29 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

DPD RI Lia Istifhama Dorong Media Perkuat Ekonomi Kreatif Sumenep

Lia Istifhama, M.E.I., atau yang akrab disapa Ning Lia, hadir langsung di tengah-tengah kemeriahan ajang Media Expo 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Selasa

Senator Lia Istifhama menyapa masyarakat Sumenep dari atas kendaraan hias dalam rangkaian acara Media Expo 2026.

Senator Lia Istifhama menyapa masyarakat Sumenep dari atas kendaraan hias dalam rangkaian acara Media Expo 2026. (Foto: Tim Lia Istifhama, istimewa)

MADURA | JATIMSATUNEWS.COM: Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Hj. Lia Istifhama, M.E.I., atau yang akrab disapa Ning Lia, hadir langsung di tengah-tengah kemeriahan ajang Media Expo 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Selasa (27/10/2026). Kehadiran senator yang dikenal ramah dan dekat dengan masyarakat ini disambut meriah oleh warga serta para penggemarnya di Bumi Sumekar.

Dalam orasi ilmiahnya pada pembukaan acara, Ning Lia menyoroti peran strategis media massa dalam mendorong percepatan pembangunan daerah, khususnya melalui penguatan sektor ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat lokal. Menurutnya, Media Expo 2026 yang diinisiasi oleh kolaborasi tiga media lokal—yakni KlikTimes.id, LensaMadura.com, dan NusaInsider.com—merupakan wujud nyata sinergi positif dalam menyemarakkan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep.

“Media Expo 2026 menjadi momentum kolaborasi untuk mempertemukan insan pers, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah,” ujar Ning Lia di hadapan para tamu undangan.

Baca juga: JatimSatuNews Bersiap Mengikuti Verifikasi Dewan Pers, Langkah Menuju Media Profesional dan Terpercaya

Baca juga: Jurnalisme Profetik Jadi Solusi Media Modern, PSIB UMM Tegaskan Pentingnya Berita yang Mencerahkan

Senator Lia Istifhama saat menyampaikan orasi ilmiah pada pembukaan Media Expo 2026 di Sumenep.
Senator Lia Istifhama saat menyampaikan orasi ilmiah pada pembukaan Media Expo 2026 di Sumenep. (Foto: Tim Lia Istifhama, Istimewa)

Media Sebagai Katalisator Ekonomi dan Budaya Lokal

Lebih lanjut, Ning Lia menjelaskan bahwa kehadiran media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi semata, melainkan dapat menjadi ruang bertemunya gagasan, kreativitas, serta peluang bisnis bagi masyarakat luas. Terlebih, Kabupaten Sumenep memiliki potensi kekayaan budaya yang sangat melimpah untuk dikembangkan.

Ia menilai bahwa ragam potensi lokal seperti seni tradisional, musik tong-tong, batik khas Madura, kuliner lokal, hingga destinasi wisata unggulan membutuhkan dukungan promosi serta inovasi berkelanjutan agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

Iklan

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga dapat menjadi ruang bertemunya gagasan, kreativitas, dan peluang ekonomi bagi masyarakat,” paparnya.

Harapan Keberlanjutan Sinergi Lintas Sektor di Sumenep

Sesi penyerahan penghargaan dan foto bersama tokoh penggerak media dan ekonomi kreatif daerah.
Sesi penyerahan penghargaan dan foto bersama tokoh penggerak media dan ekonomi kreatif daerah. (Foto: Tim Lia Istifhama, Istimewa)

Melalui semangat bertajuk “Bersama Media Membangun Ekonomi Kreatif Jawa Timur dan Sumenep Menuju Gerbang Baru Nusantara”, ajang ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menutup rangkaian orasi ilmiahnya, Ning Lia berpesan agar kemeriahan dan kolaborasi yang terjalin melalui Media Expo 2026 tidak berhenti hanya pada saat acara berlangsung, melainkan terus berlanjut sebagai kerja sama jangka panjang demi kesejahteraan masyarakat Sumenep.

“Media Expo 2026 tidak sekadar menjadi kegiatan untuk memeriahkan peringatan hari jadi daerah, tetapi juga diharapkan mampu menjadi ruang promosi, pemberdayaan, dan penguatan kolaborasi lintas sektor,” pungkasnya.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.