Langsung ke konten
Rabu, 21 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Reuni Akbar IKA UIN Malang Jadi Momentum Perkuat Jejaring Global, Beasiswa, dan Akses Kerja Alumni

Harapan Dekan Fakultas Syariah UIN Malang atas terselenggaranya reuni akbar UIN Malang

Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag (Dekan Fakultas Syariah UIN Malang)

Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag (Dekan Fakultas Syariah UIN Malang) (Foto: Istimewa)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Jejaring alumni dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat daya saing perguruan tinggi, mulai dari mendorong internasionalisasi kampus, membuka akses beasiswa, hingga mempertemukan lulusan dengan dunia kerja. Potensi tersebut menjadi salah satu harapan yang mengemuka menjelang Reuni Akbar dan Pelantikan Ikatan Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang pada 1 November 2026.

Dekan Fakultas Syariah UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag., berharap reuni akbar tersebut tidak sekadar menjadi ajang temu kangen lintas generasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kontribusi alumni bagi pengembangan almamater.

Menurutnya, alumni yang telah berkiprah di berbagai bidang, termasuk mereka yang memiliki akses internasional dan menetap di luar negeri, dapat mengambil peran dalam memperluas jejaring global kampus. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui pengembangan kerja sama internasional, pembukaan akses beasiswa, maupun berbagai peluang kolaborasi lainnya.

Baca juga: Ratusan Mahasiswa Unusida Sampaikan Aspirasi Kepada DPD RI Terpilih tentang Hak Anak Yatim SIDOARJO – Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida) kompak menyuarakan hak anak yatim. Hal tersebut disampaikan kepada Anggota DPD RI terpilih 2024-2029, Dr. Lia Istifhama M.E.I saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Kamis (5/9/2024). Kehadiran senator dapil Jawa Timur ini menjadi magnet tersendiri ketika menyampaikan motivasi terhadap calon mahasiswa baru Unusida tahun 2024. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa Unusida sempat menitipkan pesan atau aspirasi untuk diperjuangkan Ning Lia sapaan akrab Lia Istifhama di kursi DPD RI yang bakalan dilantik 1 Oktober 2024 nanti. “Kepada Ibu Lia Istifhama, kami menitipkan aspirasi agar Pemerintah lebih peduli terhadap nasib pendidikan anak yatim, anak yatim piatu agar bisa melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Seperti mendapat beasiswa khusus, potongan biaya pendidikan,” kata ketua pelaksana PKKMB Unusida 2024, Destio Wiranto. Wira bersama ratusan mahasiswa mempersembahkan sebuah puisi tentang kehidupan anak yatim yang sering tidak mendapat perhatian. Seperti terlantar di pinggir jalan dan dimanfaatkan oleh sebagian oknum untuk menarik perhatian masyarakat sebagai pengemis jalanan. Ia menyerukan tentang anak yatim yang kurang diperhatikan selama ini. Menurutnya, anak yatim juga berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan setara, tanpa diskriminasi. Pendidikan yang setara merupakan hak asasi manusia yang diakui dalam berbagai deklarasi dan konvensi internasional. Menanggapi hal tersebut, Ning Lia pun tampak terharu. Ia berjanji untuk memperjuangkan aspirasi tersebut bersama Anggota DPD RI lainnya dan Anggota DPR RI di komisi pendidikan serta kementrian terkait. “Ini PR buat saya untuk kita perjuangkan di senayan. Bagaimana ada sebuah regulasi pendidikan bagi anak yatim. Hal itu nanti akan saya bahas bersama Anggota DPD RI serta Anggota DPR RI dari Komisi terkait pendidikan dan Kementrian,” kata Ning Lia. Lebih lanjut, Ning Lia menegaskan jika untuk Indonesia Emas tahun 2045, maka akses pendidikan harus merata. Bagaimana anak-anak atau yang sudah ditinggal salah satu atau kedua orang tuanya bisa meneruskan pendidikan hingga tingkat akhir. Maka harus ada peran negara dalam hal membantu mereka. “Nantinya kita akan perjuangkan, bagaimana ada beasiswa atau bantuan dana pendidikan bagi anak Yatim, Anak-anak Yatim Piatu agar mereka bisa meneruskan sekolah hingga perguruan tinggi. Kita perjuangan masalah ini di DPD dan DPR RI serta kementrian terkait. Mohon doanya dari teman-teman mahasiswa baru yang sudah menyampaikan apresiasi terkait masalah tersebut,” harapnya. Ning Lia terharu saat salah satu mahasiswa baru menyampaikan bagaimana dirinya di biayai ibunya seorang yang single fighter karena ayahnya telah meninggal dunia, hingga bisa sampai kuliah di Unusida saat ini. “Terharu, apresiasi untuk semangat teman-teman yang kebetulan ditinggal sang ayah dan hanya dibiayai sang Ibu yang single fighter. Mereka tidak putus asa dan terus lanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi,” harunya. Dihadapan ratusan mahasiswa baru Unusida, Ning Lia juga berpesan agar memanfaatkan akses perkembangan dunia digital, perkembangan media dan media sosial (medsos). Sebab, saat ini media dapat dimanfaatkan akses dunia digital untuk sampaikan aspirasi. “Bagaimana teman-teman mahasiswa bisa menyuarakan aspirasi positif dan membangun pendidikan di negara kita secara digital dalam hal ini Pemanfaatan pemberitaan media dan media sosial,” ungkapnya. Menurut Ning Lia, teman-teman mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus pro aktif menyampaikan aspirasinya. Sebab tanpa dukungan teman-teman mahasiswa, yang di senayan tidak mempunyai kecukupan data dalam memperjuangkan aspirasi di dunia pendidikan kita. “Aspirasi teman-teman di dunia pendidikan, mahasiswa dan sebagainya harus disuarakan dengan lantang, terkait regulasi pendidikan dan lainya. Hal ini demi kemerataan pendidikan dan kemajuan pendidikan yang bisa dirasakan semua kalangan,” sebutnya. penulis: Maschan Yusuf

Baca juga: Selempang Dilepas, Pengabdian Berlanjut: Dua Alumni Duta GenRe Kota Pasuruan Sama-Sama Raih Juara 2 Guru Prima

Iklan

Umi juga menekankan bahwa alumni merupakan duta kampus yang membawa nama baik almamater di tengah masyarakat. Karena itu, keberhasilan alumni di dunia profesional diharapkan dapat diterjemahkan menjadi kontribusi nyata, salah satunya melalui dukungan pembiayaan pendidikan bagi mahasiswa yang memiliki keterbatasan finansial.

Salah satu ruang kontribusi yang dapat dimanfaatkan adalah lembaga pengelola dana sosial kampus, seperti El-Zawa UIN Malang. Melalui dukungan tersebut, alumni berpeluang ikut memperluas akses pendidikan bagi mahasiswa yang membutuhkan.

Selain dukungan finansial, Umi berharap jejaring alumni dapat membantu mahasiswa mengenal kebutuhan dunia kerja sejak masih menempuh pendidikan. Pengalaman profesional alumni dapat dibagikan melalui pendampingan, pengenalan bidang pekerjaan, maupun pembukaan akses dan peluang karier bagi lulusan.

Ia juga mendorong alumni untuk berbagi wawasan dan pengalaman yang relevan dengan perkembangan zaman agar keberadaan jejaring alumni memberikan dampak lebih luas bagi kampus dan mahasiswa.

Reuni Akbar dan Pelantikan IKA UIN Malang akan berlangsung di Kampus III UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Minggu, 1 November 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus IKA UIN Malang ini mengundang alumni lintas generasi dari berbagai fase kelembagaan kampus, mulai dari IAIN, STAIN, Universitas Islam Indonesia Sudan (UIS), hingga UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Iklan

Sejumlah agenda disiapkan untuk menyemarakkan pertemuan tersebut, antara lain Fresh Run and Walk, Zumba Party, hiburan bersama Legend UKM, Food, Business & Opportunity, serta Alumni Talks. Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk mempertemukan alumni dalam suasana kebersamaan sekaligus membuka ruang interaksi dan peluang kolaborasi.

Lebih dari sekadar reuni, pertemuan lintas generasi tersebut menjadi kesempatan untuk mengonsolidasikan potensi alumni sebagai bagian dari ekosistem pengembangan perguruan tinggi. Dengan jejaring yang kuat dan kontribusi yang terarah, alumni diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari sejarah almamater, tetapi juga ikut menentukan arah kemajuan UIN Malang ke depan.

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.