MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Di tengah ancaman kemarau panjang serta maraknya bencana kebakaran yang melanda wilayah Kota Malang, keluarga besar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang bersama organisasi otonom (ortom) kepemudaan menggelar salat Istisqa untuk memohon turunnya hujan.
Antisipasi Dampak Kemarau Ekstrem

Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada jajaran Muhammadiyah Kota Malang, mulai dari Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Hizbul Wathan (HW), Tapak Suci, hingga Nasyiatul Aisyiyah (NA) yang telah menginisiasi agenda tersebut.
Menurut Ali, fenomena kemarau ekstrem yang melanda saat ini telah memicu sejumlah peristiwa kebakaran. Pihaknya mencontohkan insiden kebakaran yang sempat terjadi di TPA Supit Urang serta kawasan Kedungkandang.
Baca juga: Miliki Kapasitas dan Kapabilitas, Raymond Resmi Dilantik Jadi Kepala DLH Kota Malang
“Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, kami mengajak seluruh masyarakat Kota Malang untuk bersama-sama menghindari hal-hal yang dapat memicu bencana kebakaran di sekitar lingkungan kita,” ujar Ali Muthohirin.
Kekuatan Doa Melengkapi Ikhtiar Maksimal

Ali menegaskan bahwa pemerintah bersama instansi terkait telah berikhtiar secara maksimal di lapangan. Namun demikian, usaha manusiawi tersebut harus senantiasa diimbangi dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT.
Sebagai umat beragama, ketika ikhtiar sudah maksimal, maka kekuatan doalah yang dihaturkan dan dimohonkan kepada Allah SWT. Ia menambahkan bahwa Allah SWT telah mengingatkan dalam firman-Nya, Ud’uunii astajib lakum yang berarti berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.
Lebih lanjut Ali menjelaskan, pelaksanaan salat Istisqa ini juga selaras dengan arahan dari Gubernur Jawa Timur sekaligus imbauan resmi dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dalam merespons kekeringan berkepanjangan.
“Ini bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan dan kota kita. Mari kita bersama-sama merendahkan hati, memohon agar segera diturunkan hujan yang membawa berkah dan kemanfaatan bagi masyarakat Kota Malang,” pungkasnya.
Sebagai informasi, pelaksanaan ibadah tersebut dipimpin oleh Ustadz Sawaludin selaku imam, sementara khotbah disampaikan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Malang, Prof Dr Abdul Haris.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.