MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Departemen Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMK PGRI Turen, Kabupaten Malang, Selasa (4/8/2026). Kegiatan bertema “Peningkatan Pemahaman Konsep Dasar Akuntansi Berbasis Deep Learning melalui Pelatihan dan Pemanfaatan Media Interaktif Digital Smartboard” ini diikuti guru produktif akuntansi sekolah tersebut.
Tim pengabdian terdiri atas Dudung Ma’ruf Nuris, S.Pd., M.Pd., Ph.D; Prof. Dr. Cipto Wardoyo, S.E., M.Pd., M.Si., Ak., CA; Primasa Minerva Nagari, S.Pd., M.Pd., Ph.D; dan Umi Nuraini, S.Pd., M.Pd., Ph.D. Tim Dosen dibantu mahasiswa pendamping teknis.
Kegiatan ini berangkat dari temuan tim saat observasi awal. Siswa SMK PGRI Turen mampu mengerjakan soal rutin, tetapi kesulitan ketika menghadapi kasus yang menuntut analisis transaksi dan pengambilan keputusan. Pembelajaran dinilai masih berhenti pada penghafalan prosedur pencatatan. Padahal, sekolah sudah memiliki jaringan internet, perangkat digital, dan proyektor, yang selama ini belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk pembelajaran interaktif.
Karena itu, tim menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Pendekatan ini tidak berangkat dari kekurangan sekolah, melainkan dari aset yang sudah dimiliki. Tahapannya meliputi Discovery (pemetaan aset), Dream (perumusan harapan bersama), Design (perancangan kegiatan), dan Destiny (penerapan dan keberlanjutan). Pelatihan pada 4 Agustus 2026 merupakan perwujudan tahap Design.
Dalam pelatihan, tim dosen memaparkan konsep deep learning dalam pembelajaran akuntansi, yakni pembelajaran yang menyenangkan (joyful), bermakna (meaningful), dan penuh kesadaran (mindful). Peserta juga diperkenalkan cara memanfaatkan Digital Smartboard sebagai media simulasi transaksi yang interaktif, sehingga siswa dapat ikut menganalisis dan mendiskusikan pencatatan transaksi secara langsung.

Antusiasme peserta tampak sepanjang kegiatan, terlihat dari aktifnya diskusi dan pertanyaan tentang penerapan smartboard dalam pembelajaran sehari-hari. Guru mengaku selama ini perangkat digital sekolah belum dipakai maksimal karena minimnya contoh penerapan yang konkret.
“Sekolah ini sebenarnya sudah memiliki banyak aset, mulai dari jaringan internet, perangkat digital, hingga smartboard. Tugas kami bersama para guru adalah menghubungkan aset itu dengan cara mengajar yang tepat, supaya siswa tidak sekadar menghafal pencatatan, tetapi benar-benar memahami makna di balik setiap transaksi,” ujar Dudung Ma’ruf Nuris, S.Pd., M.Pd., Ph.D, Dosen Departemen Akuntansi FEB UM.
Hal senada disampaikan salah seorang guru produktif akuntansi SMK PGRI Turen mengaku pelatihan ini memberi gambaran yang selama ini belum mereka miliki. “Selama ini smartboard kami belum banyak terpakai karena kami belum punya contoh konkret cara menerapkannya. Lewat pelatihan ini, kami jadi tahu bagaimana memakainya untuk simulasi transaksi di kelas,” tuturnya.
Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman guru tentang deep learning dan penggunaan smartboard interaktif, serta modul pembelajaran yang dapat dipakai sekolah secara mandiri. Program yang didanai LP2M UM melalui skema Pengabdian Desentralisasi Fakultas ini dirancang berlangsung selama delapan bulan. Pelatihan ini baru tahap awal. Penerapan di kelas, pendampingan lanjutan, dan evaluasi dampak terhadap pemahaman siswa akan dilaksanakan pada bulan-bulan berikutnya.
Tim berharap pembelajaran akuntansi di SMK PGRI Turen dapat terus berkembang dan berkelanjutan, antara lain lewat forum belajar guru, sehingga perubahan yang dibangun tidak bergantung pada pendampingan dari luar sekolah.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.