Langsung ke konten
Sabtu, 17 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Berita

Bupati Subandi Apresiasi Sidoarjo Jadi Tempat Bersholawat, Doakan Daerah Makin Sejahtera

JATIMSATUNEWS.COM, SIDOARJO – Ribuan jamaah memadati halaman parkir Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo dalam kegiatan Geprekin Aja Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, Kamis malam (15/10/2026). Digelar untuk memperingati Hari Santri Nasional, lantunan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW menggema merdu dan khusyuk.

Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH, M.Kn., mengaku bangga karena Kabupaten Sidoarjo kerap menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan bersholawat. Kegiatan yang digelar oleh pengusaha kuliner Geprekin Aja tersebut turut dihadiri Bupati Subandi bersama istrinya, Hj. Sriatun Subandi.

Keduanya ikut larut dalam suasana khidmat bersama ribuan jamaah yang melantunkan sholawat.

Bupati Subandi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan Geprekin Aja Bersholawat di Kabupaten Sidoarjo. “Kegiatan Geprekin Aja Bersholawat ini akan membawa keberkahan bagi Kabupaten Sidoarjo. Semoga Allah SWT juga memberikan kemudahan kepada Gus Mirza (pendiri bisnis kuliner Geprekin Aja),” ungkapnya.

Menurut Subandi, kehadiran Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf yang memimpin majelis sholawat senantiasa membawa kesejukan, semangat, dan keberkahan bagi masyarakat Sidoarjo. Ia menilai majelis sholawat sebagai kegiatan istimewa yang menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan dan kebaikan bagi daerah.

“Malam ini, mari kita ketuk pintu langit untuk memohon kepada Allah SWT agar Kabupaten Sidoarjo senantiasa dilindungi dari segala bentuk bencana, marabahaya, serta perpecahan. Perekonomian semakin tumbuh pesat dan masyarakat semakin sejahtera,” serunya.

Lebih lanjut, Subandi mengatakan kegiatan bersholawat dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan menuju Indonesia Emas.

Menurutnya, santri tidak hanya dituntut menguasai ilmu agama, tetapi juga harus mampu menjadi pelopor kemajuan bangsa. “Santri masa kini adalah santri yang adaptif terhadap perkembangan zaman, cerdas, mandiri, berakhlakul karimah, serta siap berkontribusi aktif dalam membangun Kabupaten Sidoarjo,” ujar Subandi.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.