MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Menjaga kedekatan dengan masyarakat di wilayah binaan tidak cukup hanya dilakukan dengan sekadar saling menyapa. Hal inilah yang dibuktikan langsung oleh Sertu Stevanus selaku Babinsa Kelurahan Kauman Koramil 0833-01/Klojen yang aktif turun ke lapangan guna berdialog, mendengar aspirasi, sekaligus membangun kepercayaan melalui komunikasi sosial (komsos) pada Rabu (14/10).
Pendekatan Humanis Perkuat Kemanunggalan TNI
Bertempat di salah satu sudut lingkungan warga dengan suasana yang santai dan penuh keakraban, Sertu Stevanus memanfaatkan momen tersebut untuk menjalin silaturahmi. Ia secara langsung menggali berbagai informasi penting mengenai kondisi lingkungan sekitar serta mencatat persoalan apa saja yang sedang dihadapi oleh warga setempat.
Dalam perbincangan tersebut, ia menegaskan bahwa kedekatan antara aparat teritorial dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Bagi kami, warga bukan sekadar mitra, tetapi bagian penting dalam menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif. Karena itu, kami ingin selalu hadir, mendengar, dan mencari solusi bersama,” ujar Sertu Stevanus dengan penuh kehangatan.
Melalui pendekatan humanis yang konsisten diterapkan, dirinya berharap agar masyarakat tidak ragu untuk bersikap lebih terbuka dalam menyampaikan setiap aspirasi maupun keluhan. Selain itu, ia juga mengajak warga agar senantiasa aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan.
Keakraban yang terjalin erat ini diharapkan mampu menjadi fondasi yang kokoh bagi kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Dengan begitu, sinergi yang kuat tidak hanya efektif dalam menjaga kondusivitas wilayah saja, tetapi juga menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Baca juga: Polresta Malang Kota Kedepankan Pendekatan Humanis, Dorong Rehabilitasi Korban Narkoba
Baca juga: HUT ke-79 Polri, Komisi III DPR Dorong Penguatan Transformasi Digital dan Pendekatan Humanis


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.