Langsung ke konten
Jumat, 23 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

40 Peserta Ikuti Uji Kompetensi SKK Konstruksi Jenjang 7, PT Utama Lestari Indonesia Perkuat SDM Infrastruktur Jatim

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: PT Utama Lestari Indonesia bersama Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) ATAKI Konstruksi Indonesia dan PT Manajemen Konstruksi

Suasana pelaksanaan Uji Kompetensi SKK Konstruksi Jenjang 7 TUK Sewaktu di Ruang Rapat Utama Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur.

Suasana pelaksanaan Uji Kompetensi SKK Konstruksi Jenjang 7 TUK Sewaktu di Ruang Rapat Utama Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: PT Utama Lestari Indonesia bersama Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) ATAKI Konstruksi Indonesia dan PT Manajemen Konstruksi Nusantara (MKN) menggelar Uji Kompetensi Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi melalui Tempat Uji Kompetensi (TUK) Sewaktu di Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan di Ruang Rapat Utama Dinas PU Bina Marga Jatim, Kamis (22/10/2026), itu diikuti 40 peserta. Uji kompetensi bertujuan meningkatkan kualitas dan pengakuan keahlian tenaga kerja konstruksi sesuai standar nasional.

Acara dihadiri Sekretaris Dinas PU Bina Marga Jatim, Ir. Agus Hari Purnomo, S.T., M.T., dan dibuka Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian, Ir. Seger, S.T., M.T.
Dalam sambutannya, pihak dinas menekankan pentingnya sertifikasi untuk memastikan tenaga kerja memiliki kualifikasi sesuai kebutuhan pembangunan. Kompetensi juga dinilai berperan dalam menjaga mutu pekerjaan, keselamatan kerja, dan keberlanjutan pembangunan.

Baca juga: LSP P-1 UIN Malang Gelar Uji Kompetensi Serentak, Enam Skema Disiapkan untuk Perkuat Daya Saing Lulusan

Baca juga: Tiga Juri Uji Kompetensi Finalis Duta FITK 2026, Seleksi Figur Representatif Fakultas

Dari penyelenggara, hadir Direktur Utama PT Utama Lestari Indonesia Abdul Rasyid, S.Ag., dan Ketua Koordinator Pelaksanaan Uji Kompetensi Izzatias Hikmah Pratiwi. Keduanya mengawal asesmen agar sesuai standar sertifikasi profesi.

Cakupan Empat Skema Sertifikasi Jenjang 7

Uji kompetensi mencakup empat jabatan kerja bidang konstruksi pada Jenjang 7:
Ahli Muda Teknik Jalan.
Ahli Muda Teknik Material Jalan.
Ahli Muda Teknik Jembatan.
Ahli Muda K3 Konstruksi.
Keempat bidang tersebut mencakup perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan jalan, pengendalian kualitas material, pembangunan jembatan, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Kemampuan peserta dinilai berdasarkan persyaratan skema sertifikasi masing-masing. Status kompeten ditentukan dari hasil asesmen sesuai mekanisme yang berlaku.

Komitmen Perkuat Ekosistem SDM Konstruksi Berintegritas

PT Utama Lestari Indonesia menyatakan terus memperluas kerja sama dengan instansi pemerintah, balai pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor swasta untuk meningkatkan akses kompetensi dan sertifikasi, khususnya di bidang konstruksi.

Direktur Utama PT Utama Lestari Indonesia Abdul Rasyid mengatakan uji kompetensi merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem tenaga kerja konstruksi yang profesional dan berintegritas.

“Kami tidak hanya menggelar uji kompetensi, tetapi membangun ekosistem SDM konstruksi yang berintegritas. Kami telah bermitra dengan banyak instansi pemerintah, balai, universitas, dan swasta di seluruh Indonesia,” ujar Abdul Rasyid.

Iklan

Ia menyebut pelaksanaan kegiatan di Dinas PU Bina Marga Jatim sebagai bentuk komitmen perusahaan mendukung peningkatan kualitas tenaga ahli konstruksi.

“Kegiatan rutin di Dinas PU Bina Marga Jatim ini adalah wujud nyata kami untuk terus mencetak tenaga ahli yang tersertifikasi, profesional, dan siap bersaing demi terwujudnya Indonesia Emas,” katanya.

Dorong Standar Mutu dan Keselamatan Infrastruktur

Pelaksanaan TUK Sewaktu tersebut menjadi bagian dari upaya menyesuaikan kualifikasi tenaga kerja dengan regulasi nasional dan kebutuhan pembangunan infrastruktur.

Ketersediaan tenaga ahli kompeten dinilai penting untuk memastikan proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan keselamatan pekerjaan konstruksi berjalan sesuai standar.

PT Utama Lestari Indonesia bersama LSP ATAKI Konstruksi Indonesia dan PT MKN berharap peserta memenuhi standar kompetensi pada skema masing-masing dan memperoleh SKK Konstruksi sesuai hasil asesmen.

Peningkatan kompetensi tenaga kerja diharapkan mendukung kualitas pembangunan, keselamatan kerja, dan pengembangan sektor konstruksi secara berkelanjutan.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.