Sorotan
ICHINOMIYA | JATIMSATUNEWS.COM: Kabar gembira datang dari Asian Games 2026 di Jepang dari kontingen Indonesia.
Setelah menunggu sejak 10 September hingga melihat atlet negara lain sudah angkat medali emas mulai 20 September, Indonesia akhirnya pecah telur pada Kamis (24/9) kemarin.
Medali emas pertama di Asian Games 2026 berhasil diraih Indonesia dari cabor bulutangkis nomor beregu putra, yang ditentukan oleh Mohammad Zaki Ubaidillah.
Baca juga: Harumkan Indonesia, Siswa SMAN 6 Kota Malang Sabet Juara 2 BMX Asian Championship Malaysia 2026
Zaki Ubaidillah Penentu Medali Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Bermain pada urutan terakhir di sektor tunggal putra, Mohammad Zaki Ubaidillah berhasil mengalahkan wakil Cina, Weng Hong Yang.
Zaki menang dua gim langsung dengan skor ketat pada set pertama, 23-21.
Lalu, makin meredam permainan Weng pada set kedua dengan skor 21-13.
Kemenangan Zaki Ubaidillah membuat Indonesia melakukan remontada alias pembalikan keadaan dari tertinggal 0-2 menjadi 3-2.
Indonesia sempat tertinggal 0-2 dari Cina pada partai final beregu putra, karena tunggal putra nomor 1 dunia saat ini, Jonatan Christie kalah dua set (13-21, 18-21) dari Shi Yu Qi.
Lalu, ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kalah rubber set (20-22, 21-19, 14-21) dari duet Liang Wei Keng/Wang Chang.
Namun, asa mulai terbuka ketika tunggal putra Alwi Farhan menang rubber set (23-21, 15-21, 21-16) atas Li Shi Feng.
Indonesia kemudian menyamakan kedudukan melalui ganda putra yang pernah dipanggil The Babies, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin pada gim keempat.
Mereka menaklukkan He Ji Ting/Liu Yi dua set langsung dengan skor 23-21 dan 21-10.
Akibat kedudukan imbang, maka laga kelima harus digelar dan mempertemukan nomor tunggal putra terakhir.

Indonesia menurunkan Moh Zaki Ubaidillah yang berperingkat 28 dunia (BWF per 22 September 2026) dan Cina dengan Weng Hong Zang yang ke-22 dunia.
Perbedaan 6 peringkat tidak membuat Zaki gentar.
Perjuangan awal set memang tidak mudah, namun pada set kedua, ia mampu mendominasi permainan atas Weng yang pernah mencapai peringkat 10 dunia.
Baca juga: John Herdman Sebut Kondisi 2 Pemain Timnas Indonesia Masih Perlu Dicek Jelang vs Singapura
Dari Sampang untuk Medali Emas Bersejarah Indonesia di Aichi
Pertandingan final beregu putra pada cabor bulutangkis ini berlangsung Kamis (24/9) waktu setempat di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Ichinomiya, Prefektur Aichi.
Bagi Indonesia, apalagi pecinta bulutangkis, momen final beregu putra membuat jantung berdebar kencang.
Apalagi ketika momen imbang, 2-2, tentu semua rakyat Indonesia cemas jika gagal remontada.
Namun, Zaki Ubaidillah berhasil mewujudkan harapan Indonesia untuk meraih medali emas pertama di Asian Games 2026.
Medali emas ini bersejarah bagi Indonesia, selain karena medali pertama kontingen Indonesia, juga karena yang pertama dalam 28 tahun.
Terakhir kali Indonesia meraih medali emas Asian Games beregu putra pada 1998 di Thailand.
Saat itu, tim beregu putra berisi Tony Gunawan, Hendrawan, Taufik Hidayat, Tri Kusharjanto, Rexy Mainaky.
Kemudian Budi Santoso, Candra Wijaya, dan Ricky Subagja yang kini menjabat Sekjen PBSI dan Ketua Pelatnas Wilayah (pelatwil) PBSI 2026.
Butuh hampir tiga dekade bagi Indonesia kembali terkalungi medali emas Asian Games untuk nomor beregu putra.
Salah satu penentunya kini datang dari pemuda 19 tahun dari Sampang Madura, Jawa Timur, Mohammad Zaki Ubaidillah.
Atlet yang akrab disapa Ubed ini kemudian menempa diri di PB Djarum Kudus mulai 2019.
Dua tahun lalu, Zaki masih bermain di Kejuaraan Junior Asia dan Dunia.
Ia menjadi bagian dari raihan perunggu di tim campuran 2024 KJA Yogyakarta. Lalu medali emas tunggal putra KJA 2025 Surakarta.
Pada tahun yang sama, Ubed menjadi bagian dari medali perunggu tim campuran Piala Sudirman 2025, dan medali emas SEA Games 2025 pada beregu putra.
Sebelum ke Asian Games, atlet bertinggi badan 175 cm ini menjadi bagian dari beregu putra peraih perunggu di Kejuaraan Tim Asia 2026 yang berlangsung di Qingdao, Cina.
Kini, ia menjadi bagian penting di balik torehan medali emas pertama Indonesia di Asian Games 2026.
Baca juga: John Herdman Bawa 11 Pemain Timnas Indonesia Piala AFF di FIFA ASEAN Cup 2026
Perolehan Medali Indonesia di Asian Games 2026

Hingga Jumat (25/9) sore pukul 16.18 WIB, Indonesia berada di peringkat 18 dengan perolehan total 22 medali.
Indonesia meraih 1 medali emas, 4 perak, dan 17 perunggu.
Indonesia sementara di atas Singapura, Makau, Vietnam, Yordania, dan Myanmar yang masing-masing juga telah meraih 1 emas.
Masih ada 14 negara yang belum meraih medali emas hingga saat ini.
Mereka adalah Arab Saudi, Kirgistan, Afghanistan, Irak, Lebanon, Sri Lanka, Turkmenistan, Kamboja, Nepal, Pakistan, Bangladesh, Brunei Darussalam, Mongolia, dan Suriah.
Walau demikian, mereka telah meraih medali, setidaknya perunggu.
Perjuangan Indonesia masih belum berakhir. Semua wakil di tiap cabor masih akan berjuang membawa pulang medali hingga 4 Oktober mendatang.(YAN)


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.