MILAN | JATIMSATUNEWS.COM: Universitas Negeri Malang (UM) tiada henti melebarkan sayapnya di panggung akademik internasional. Kali ini, perguruan tinggi terkemuka asal Kota Malang tersebut secara resmi menjajaki kerja sama strategis dengan Università degli Studi di Milano-Bicocca (UNIMIB), Italia, dalam kunjungan delegasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Indonesia di Milan.
Pertemuan hangat antarpimpinan kedua kampus tersebut menargetkan program kolaborasi yang nyata di bidang pendidikan, riset bersama, hingga peningkatan mobilitas bagi dosen maupun mahasiswa.
Delegasi UM dipimpin langsung oleh Rektor UM, Prof. Hariyono, M.Pd., didampingi Wakil Rektor I Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd., Sekretaris Universitas Prof. I Wayan Dasna, M.Si., M.Ed., Ph.D., Direktur Kantor Urusan Internasional (KUI) Sari Karmina, Ph.D., serta Kepala UPT Perpustakaan UM Nurenzia Yannuar, Ph.D. Kehadiran delegasi disambut oleh Prof. Stefano Malatesta, Prof. Silvia Vignato, Prof. Franco Passalacqua, serta jajaran International Relations Development Office UNIMIB.
Rektor UM, Prof. Hariyono menegaskan bahwa kemitraan internasional bukanlah sekadar seremoni diplomasi di atas kertas, melainkan harus diwujudkan menjadi kerja sama akademik yang riil dan berkelanjutan. Beliau mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan universitas di Milan ini menjadi batu loncatan yang sangat strategis bagi UM untuk memperluas cakrawala pendidikan, penelitian, dan mobilitas global sivitas akademika.
Senada dengan hal itu, Wakil Rektor I UM, Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal menyampaikan bahwa pembukaan akses mobilitas untuk dosen dan mahasiswa ini akan menjadi modal berharga dalam memperkaya wawasan serta pengalaman internasional di lingkungan kampus.
Direktur KUI UM, Sari Karmina, Ph.D., turut menegaskan komitmen kedua belah pihak untuk segera merealisasikan program bersama.
“Kami ingin hubungan antara UM dan Università di Milano-Bicocca dapat diterjemahkan menjadi program yang konkret, tidak hanya dalam bentuk pertukaran informasi, tetapi juga mobilitas mahasiswa dan dosen, kolaborasi penelitian, serta berbagai program akademik bersama,” tutur Sari Karmina.
Kemitraan yang terjalin ini sejatinya bermula dari benih akademik yang telah disemai lewat agenda EuroSEAS Masterclass di Perpustakaan UM, yang mempertemukan mahasiswa doktoral dengan pakar internasional kajian Asia Tenggara, salah satunya Prof. Silvia Vignato.
Kepala UPT Perpustakaan UM, Nurenzia Yannuar, Ph.D., mengungkapkan rasa bangganya melihat hubungan ilmiah personal kini bertransformasi menjadi kerja sama kelembagaan yang lebih luas. Nurenzia menuturkan bahwa dialog yang awalnya terbangun dari sebuah forum masterclass kini telah bermuara pada kesepakatan yang lebih terarah, termasuk penjajakan program visiting professor bersama Prof. Silvia Vignato yang nantinya diisi dengan kuliah tamu, seminar, hingga riset bersama.
Selain pertukaran pengajar, pembahasan juga menyasar program magang (internship) bagi mahasiswa pendidikan Università di Milano-Bicocca di Sekolah Laboratorium UM (UM Lab School). Melalui program tersebut, mahasiswa asal Italia berkesempatan merasakan langsung dinamika sistem pendidikan, metode pengajaran, serta kekayaan sosio-kultural Indonesia di ruang kelas.
Langkah progresif ini sekaligus menegaskan komitmen UM dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), utamanya terkait penyediaan pendidikan berkualitas serta penguatan kemitraan global demi masa depan pendidikan yang inklusif.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.