TAIWAN | JATIMSATUNEWS.COM: Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) Universitas Brawijaya kian agresif memperluas jejaring kerja sama akademik di kancah global. Usai melawat ke National Taiwan University (NTU), rombongan delegasi FTAB UB melanjutkan lawatan diplomasi pendidikannya ke Chung Yuan Christian University (CYCU) Taiwan pada Selasa (22/9/2026).
Langkah strategis ini dipimpin langsung oleh Dekan FTAB UB, Prof. Yusuf Hendrawan, STP., M.App.Life.Sc., Ph.D., didampingi jajaran dekanat. Kehadiran mereka diterima hangat oleh Director Division of Cooperation and Recruitment Office of International Affairs (OIA) CYCU, Dr. Shih Cheh Hsu, serta Dean of College of Electrical Engineering and Computer Science CYCU, Dr. Shih Lun Chen.
Pertemuan tersebut difokuskan untuk merumuskan aksi nyata dari kesepakatan yang telah dirintis sebelumnya. Alih-alih sebatas wacana, kedua pihak mendiskusikan langkah konkret program pertukaran mahasiswa secara inbound maupun outbound, visitasi serta monitoring dosen FTAB UB yang tengah studi lanjut di CYCU, pengembangan program gelar ganda (dual degree), hingga penguatan riset bersama (joint research) pada bidang teknologi agroindustri, biosistem, dan rekayasa.
Baca juga: Tembus Top 100 Dunia, FTAB UB Gandeng NTU Taiwan Matangkan 5 Program Strategis
Dekan FTAB UB, Prof. Yusuf Hendrawan, menegaskan bahwa CYCU merupakan mitra yang sangat strategis. Keunggulan kampus asal Taiwan tersebut di bidang keteknikan dan teknologi dinilainya sangat padu bila dikolaborasikan dengan fokus pengembangan agroindustri yang dimiliki FTAB UB.
“Kolaborasi dengan CYCU akan membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman internasional, sekaligus memperkuat riset bersama yang berdampak,” tutur Prof. Yusuf.
Ia juga menambahkan bahwa pihak fakultas ingin memastikan para dosen FTAB yang saat ini menempuh studi di CYCU memperoleh pendampingan dan iklim akademik yang optimal demi menopang kemajuan institusi.
Pihak CYCU pun merespons positif inisiatif tersebut. Dr. Shih Cheh Hsu menyatakan komitmen dan kesiapan kampusnya untuk memfasilitasi kelancaran mobilitas mahasiswa dan dosen, serta mengakselerasi riset-riset kolaboratif yang produktif bagi kedua perguruan tinggi.
Melalui pertemuan ini, FTAB UB optimistis seluruh rencana kerja sama tersebut sudah dapat mulai direalisasikan pada semester mendatang. Langkah ini sekaligus menjadi bukti keseriusan FTAB UB dalam memacu internasionalisasi kampus menuju World Class Faculty.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.