Langsung ke konten
Selasa, 29 September 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Kabupaten Pasuruan Raih Juara II FESyar Award Jatim 2026 Kategori Pariwisata Ramah Muslim

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan dalam mengembangkan destinasi wisata ramah muslim berbuah manis di panggung

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak (tengah) menyerahkan piagam penghargaan Juara II Pariwisata Ramah Muslim FESyar Award Jatim 2026 kepada Wakil Bupati Pasuruan Sobih Asrori (kanan) di Surabaya, Minggu (27/9/2026).

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak (tengah) menyerahkan piagam penghargaan Juara II Pariwisata Ramah Muslim FESyar Award Jatim 2026 kepada Wakil Bupati Pasuruan Sobih Asrori (kanan) di Surabaya, Minggu (27/9/2026).

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan dalam mengembangkan destinasi wisata ramah muslim berbuah manis di panggung regional. Kabupaten Pasuruan sukses menyabet predikat Juara II dalam ajang Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Award Jawa Timur 2026 untuk kategori Pariwisata Ramah Muslim.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, kepada Wakil Bupati Pasuruan, Sobih Asrori, dalam rangkaian puncak acara di Grand City Convention & Exhibition, Surabaya, pada Minggu (27/9/2026).

Raihan prestasi membanggakan ini diraih berkat konsistensi Pemkab Pasuruan yang kian intens memperkuat layanan tambahan ramah muslim di berbagai destinasi unggulannya. Pendekatan tersebut difokuskan untuk menjawab kebutuhan wisatawan muslim secara nyaman tanpa mengikis sedikit pun keaslian maupun jati diri seni budaya lokal.

Baca juga: JatimSatuNews Raih Penghargaan

Baca juga: MAN 2 Kota Malang Sabet 11 Penghargaan di OSN Dikdasmen 2026 di UMM Malang

Iklan

Dalam praktiknya, Pemkab Pasuruan mematangkan tiga pilar utama secara terpadu. Pemerintah daerah memastikan ketersediaan sarana ibadah yang bersih dan mudah dijangkau di setiap daya tarik wisata, mendorong percepatan sertifikasi halal serta pembentukan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) bagi UMKM lokal, hingga rutin menggelar pendampingan standardisasi layanan bagi para pengelola desa wisata.

Perhelatan FESyar yang digelar selama tiga hari, 25–27 September 2026, tersebut merupakan agenda tahunan strategis menuju Road to Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 dengan mengusung tema akselerasi pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah melalui sinergi dan transformasi digital.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengembangan Zona KHAS di kabupaten/kota di Jawa Timur tidak sekadar mengejar label kehalalan bahan pangan, melainkan juga mutlak menjaga aspek sanitasi dan higienitas produk kuliner yang disajikan.

“Cita-cita kita Indonesia menjadi pemimpin di dunia untuk ekonomi dan keuangan syariah. Adanya Zona KHAS ini, harapan kita bukan hanya halal saja. Tapi juga higienis,” ujar Emil Dardak.

Pria yang dikenal berpenampilan kalem tersebut juga meluruskan persepsi publik perihal konsep pariwisata ramah muslim. Ia menegaskan bahwa konsep tersebut sama sekali tidak membatasi wisatawan berdasarkan latar belakang agama, melainkan menghadirkan rasa tenang dan kenyamanan ekstra bagi para pelancong muslim yang berkunjung.

“Pariwisata moslem friendly artinya tetap welcome kepada siapapun. Tapi bagi wisatawan muslim, dia merasa tenang. Contoh penyediaan penunjuk kiblat dan sarana prasarana yang membuat muslim yang datang ke sana merasa tenang. Ada makanan halal dan lain sebagainya,” pungkas Wagub Emil seraya berharap capaian Pasuruan dapat memantik daerah lain untuk terus berbenah.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.