Langsung ke konten
Kamis, 24 September 2026
Headline Self Awareness dalam Islam: Ketika Ilmu Menjadi Pembenaran Diri
Daerah

KAI Daop 7 Madiun Perkuat Sinergi Kewilayahan, Salurkan Bantuan TJSL 26,7 Juta kepada Denpom V/I Madiun

KAI Daop 7 Madiun menyalurkan bantuan program bina lingkungan Rp26,7 juta kepada Denpom Madiun.

KAI Daop 7 Madiun menyalurkan bantuan program bina lingkungan Rp26,7 juta kepada Denpom Madiun./dok.HUM-DNY

KAI Daop 7 Madiun menyalurkan bantuan program bina lingkungan Rp26,7 juta kepada Denpom Madiun./dok.HUM-DNY

MADIUN | JATIMSATUNEWS: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi bersama instansi kewilayahan.

Kali ini, KAI Daop 7 Madiun menyalurkan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp26.700.000 kepada Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/I Madiun.

Penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis pada Kamis (24/9) di Makodenpom V/I Madiun.

Baca juga: KAI Daop 7 Madiun Gandeng Pemkot Madiun Gelar Eduspoor dan Sejarah Kota kepada Pelajar Tulungagung

Bantuan TJSL untuk Sarana dan Prasarana Denpom Madiun

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Tim TJSL KAI Daop 7 yang diwakili oleh Manajer Kesehatan, Puji Wiodo, AM Internal dan Eksternal, Lusi Rini Hidayati dan Tim Keuangan serta Tim PAM 7 Madiun.

Dari pihak Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) V/1 Madiun, terdapat Mayor Cpm Arthur Yoshua Wenas, S.I.P., M.I.P., beserta jajaran yang menerima penyaluran tersebut.

Iklan

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa bantuan dana TJSL senilai Rp26,7 juta untuk mendukung pengadaan sarana dan prasarana di lingkungan Denpom V/I Madiun.

Menurutnya, fasilitas pendukung yang memadai sangat penting guna mengoptimalkan kinerja aparat dalam menjaga ketertiban dan keamanan umum.

“Bantuan TJSL ini merupakan bentuk apresiasi dan komitmen nyata KAI dalam merawat sinergi dengan TNI, khususnya Denpom V/I Madiun yang selama ini menjadi mitra strategis KAI dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran operasional kereta api di wilayah Daop 7,” ujar Tohari.

Tohari menambahkan, kolaborasi lintas instansi ini memegang peranan penting dalam menciptakan ekosistem perkeretaapian yang aman dan kondusif.

Pengamanan objek vital nasional seperti jalur kereta api tidak bisa berdiri sendiri, melainkan membutuhkan koordinasi dan dukungan yang kuat dari berbagai pemangku kepentingan (stakeholders), termasuk jajaran TNI.

Jalin Hubungan Baik

Melalui program kepedulian sosial ini, KAI Daop 7 Madiun berharap hubungan baik yang telah terjalin erat dengan lingkungan sekitar dan instansi penegak hukum dapat terus terpelihara.

KAI berkomitmen untuk terus hadir memberikan dampak positif yang berkelanjutan, tidak hanya dalam hal pelayanan transportasi massal, tetapi juga melalui kontribusi aktif bagi kemajuan masyarakat dan instansi mitra di sepanjang jalur operasional.(HUM/DNY)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.