Langsung ke konten
Kamis, 10 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026Β 
π™ΏπšŠπšœπšžπš›πšžπšŠπš—

Konservasi Hutan dan Daerah Tangkapan Air: Menjaga Keseimbangan Alam Untuk Generasi Masa Depan

Cempaka Foundation bersama mitra perusahaan sukses menanam 15.976 pohon dalam program konservasi hutan dan daerah tangkapan air Kabupaten Pasuruan 2025 untuk menjaga ekosistem dan ketersediaan sumber daya air bagi generasi mendatang.

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM – Dalam upaya menjaga keseimbangan
ekosistem dan memastikan ketersediaan sumber daya air bersih bagi masyarakat
. Cempaka
Foundation mengadakan program konservasi hutan dan daerah tangkapan air (KHDTA)
Kabupaten Pasuruan tahun 2025.Β 

Program yang bertujuan untuk
melindungi hutan yang merupakan sumber kehidupan dan menjaga kualitas daerah
tangkapan air yang sangat penting untuk keberlanjutan lingkungan
, merupakan agenda rutin tahunan
Cempaka Foundation bersama mitra Perusahaan sejak tahun 2018.

Program ini didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas SDA CKTR Kab.
Pasuruan serta 20 Perusahaan, Yaitu PT. Sorini Agro Asia Corporindo, PT. PLN
Indonesia Power UBP Grati, PT. Air Bersih Jawa Timur, PT. Phillips Seafood
Indonesia, Dinas SDA Cita Kab. Pasuruan, PT. Tri Sakti Purwosari Makmur, PT.
Karya Sutarindo, PT. Coats Rejo Indonesia, PT. Akasha Wira International, PT.
HM. Sampoerna TBK, PT. Indofood CBP Sukses Makmur, PT. Infion, PT. Daewoong Infion,
PT. Garlic Bina Mada, PT. Varia Niaga Nusantara, PT. Heinz ABC Indonesia, PT.
CS2 Pola Sehat, PT. Meiji Indonesian Pharmaceutical Industries, PT.
Lyondellbasell Advanced Polyolefins, PT. Belirang Kalisari, PT. Sinar Sosro KPB
Pandaan.

Dengan dukungan dan partisipasi berbagai pihak dan Perusahaan berhasil
menanam 15.976 tanaman yang tersebar di 5 desa (Desa Puspo, Desa Ngadiwono,
Desa Dayurejo, Desa Jatiarjo, Desa Sukoreno), 4 Daerah Aliran Sungai (DAS)
yaitu Das Petung-Rejoso, Das Kedunglarangan, Das Welang,Das Bangkok, dan 3
pegunungan (Pegunungan Bromo, Pegunungan Arjuno-Welirang, Pegunungan
Penanggungan).

Adapun jenis tanaman yang ditanam dalam program ini yaitu beberapa
tanaman yang memiliki beberapa fungsi diantaranya untuk pelestarian sumber mata
air (Bambu, Beringin, Sukun, Bendo, Eucalyptus), fungsi tanaman lokal (Genitri,
Bendo, Kesek, Kayu Manis) sedangkan untuk agroforesti yang berfungsi tidak
hanya berfokus pada pemanfaatan hasil hutan tetapi juga produksi pangan yang
menawarkan berbagai manfaat ekonomi dan lingkungan bagi Masyarakat (Alpukat,
Durian, Kopi, Nangka, Durian, Sawo, Petai).

Direktur Cempaka Foundation, Sarifudin Lathif mengungkapkan β€œProgram
KHDTA ini tidak hanya terbatas prosesi penanaman saja, tetapi juga monitoring 2
kali dengan aplikasi Bumi Baik sebagai bentuk pertanggung jawaban kepada
perusahaan-perusahaan”.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan partisipasi
Perusahaan-Perusahaan dalam acara KHDTA yang telah berlangsung. Dukungan dan
komitmen semua pihak sangat berperan dalam kesuksesan acara ini. Semoga sinergi
yang telah terjalin dapat terus berlanjut, dan dapat bersama-sama memberikan
kontribusi positif bagi masyarakat.

Pentingnya Konservasi Hutan

Hutan berfungsi sebagai paru-paru bumi, menyerap karbon dioksida dan
menghasilkan oksigen. Selain itu, hutan juga merupakan habitat bagi ribuan
spesies flora dan fauna. Dengan semakin berkurangnya luas hutan akibat
deforestasi, konservasi hutan menjadi sangat krusial.

Iklan

Dukungan masyarakat dan berbagai Perusahaan untuk keberhasilan program KHDTA
ini. Dengan melibatkan mereka dalam upaya konservasi, kita tidak hanya membantu
melindungi sumber daya alam, tetapi juga mendukung mata pencaharian dan budaya
mereka.

Kami berkomitmen untuk melakukan reforestasi, melindungi jenis pohon
lokal, dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga hutan.

Daerah Tangkapan Air

Daerah tangkapan air merupakan di mana air hujan tersimpan dan diarahkan
untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Konservasi daerah ini sangat penting untuk
memastikan bahwa kita memiliki ketersediaan air yang cukup, terutama di tengah
perubahan iklim yang menyebabkan fluktuasi cuaca yang ekstrem.Β 

Melalui
pemeliharaan dan rehabilitasi daerah tangkapan air, kami akan membantu
meningkatkan kualitas air dan mencegah pencemaran. Program KHDTA membantu dalam
pengelolaan sumber daya air di daerah tangkapan air dengan menjaga kualitas dan
kuantitas air yang tersedia. Hutan berfungsi sebagai penyaring alami yang
membantu mencegah pencemaran air.

Komentar Pembaca

Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.