Langsung ke konten
Sabtu, 15 Agustus 2026
Headline Ketua Perbasi Sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Muhammad Zaini Persiapkan Atlet Hadapi Popda 2026, Target Juara
Jakarta

Berhasil Ungkap Ratusan Kasus Judi Online di Tahun 2022, Kinerja Polda Jatim Diapresiasi Peradi

Berhasil Ungkap Ratusan Kasus Judi Online di Tahun 2022, Kinerja Polda Jatim Diapresiasi Peradu

JAKARTA I JATIMSATUNEWS.COM: Sukses membongkar Kasus judi online, Jajaran Polda Jatim mendapat apresiasi khusus dari Presiden Perhimpunan Advokat Republik Indonesia (PERADRI) Bakri 
Diketahui, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta telah sukses melakukan pembongkaran kasus judi melalui Tim operasional dari Ditreskrimsus dan Ditreskrimum Polda Jatim dalam kurun waktu selama 8 bulan, sejak Januari sampai pertengahan Agustus 2022 sebelum issue konsorsium 303 beredar.
” Kami sangat mengapresiasi kinerja Polda Jawa Timur yang telah melakukan pengungkapan kasus perjudian sebanyak 327 LP dengan tersangka yang diamankan total 500 orang yang sangat luar biasa banyak. Sedangkan kasus yang terbaru, Polda Jatim mengungkap kasus sebanyak 18 LP dengan jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 19 orang”, ungkap Bakrie juga sebagai Ketua Umum Perkumpulan Jurnalis Media Siber Indonesia ( PJMI) kepada Wartawan ( 26/08/22).
Atas capaian yang telah dilakukan Polda Jatim membuktikan, bahwa issue konsorsium 303 yang menyeret nama Kapolda Jawa Timur belum ada bukti terkait keterlibatan kapolda jatim dan institusi kepolisian,  Menurut Bakri, issue konsorsium 303 belum valid dan patut diduga issue tersebut sengaja dibuat untuk merusak nama baik kepolisian.
” Issue konsorsium 303 belum terbukti, saya menilai Polda Jatim serius menangani kasus judi, bisa kita lihat Polda Jatim sudah melakukan pembongkaran kasus perjudian sebelum issue itu beredar. Maka dari itu, saya patut menduga ada oknum yang sengaja menjatuhkan nama baik intitusi kepolisian salah satunya Kapolda Jatim,”kata Bakri.
Presiden Peradri tersebut menerangkan, publik sudah pintar membaca situasi yang terjadi di tubuh Polri semenjak terbongkarnya kasus pembunuhan Brigadir J.
”Masyarakat sudah cerdas menilai, mana polisi yang baik dan mana oknum polisi, issue konsorsium 303 beredar setelah kasus pembunuhan Brigadir J terbongkar, maka saya menduga polisi -polisi yang baik sengaja dibuat  gaduh dan dirusak nama baiknya dengan issue konsorsium 303 untuk menutupi kebobrokan para oknum”,pungkas Bakri.