Langsung ke konten
Minggu, 4 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Puisi

Rasa Dalam Resah

     Ilustrasi : Paramotor Probolinggo 


PUISI I JATIMSATUNEWS.COM:
Pagiku …
Masih bergelut resah
Melawan getir hati 
Dilamun sepi 
Walau seringkali kaki ini
beranjak pergi 
Bayangmu selalu hadir dalam bimbang jua sepi  ..
Lalu, kemana kuharus berteduh?
Luka di hati belumlah kering 
Aaah! Sudahlah!
Bukankah aku terbiasa sendiri
Berselimut getir 
menertawai diri 
Haruskah kuratapi kehampaan hati
Ah,  sudahlah!
Hati ini terlanjur pilu
Memeluk keadaan tak selalu berwajah manis 
Sejenak aku menepi ,
Mencumbu sepi,
Merawat hati yang tergores. Perih!
( ibas )
Editor Sastra: Ikmal

Komentar Pembaca

Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.