MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, mulai memasuki tahapan penting. Pengecoran pondasi jembatan dilakukan pada Kamis (8/10/2026), ditandai dengan keterlibatan langsung personel Koramil 0833-02/Kedungkandang bersama masyarakat setempat.
Suara mesin dan aktivitas warga tampak memenuhi lokasi pembangunan. Personel TNI dan masyarakat bahu-membahu mengerjakan pengecoran pondasi sebagai bagian dari upaya mempercepat proses pembangunan jembatan yang nantinya diharapkan mampu memperkuat akses masyarakat.
Semangat gotong royong terlihat dalam setiap tahapan pekerjaan. Warga turut membantu berbagai pekerjaan sesuai kebutuhan di lapangan, sementara personel Koramil ikut terlibat sekaligus mengawal jalannya proses pembangunan.
Baca juga: Angkut Material Manual, Koramil Klojen Kebut Pondasi Jembatan Perintis Garuda
Pengecoran pondasi menjadi salah satu tahapan penting karena bagian tersebut akan menjadi dasar bagi struktur jembatan yang menopang akses penghubung bagi masyarakat.
Danramil 0833-02/Kedungkandang, Kapten Cke Arief Sutedja, mengatakan dimulainya pengecoran pondasi membawa harapan tersendiri bagi masyarakat.
“Dengan dimulainya pengecoran membawa harapan tersendiri. Jembatan yang nantinya selesai diharapkan dapat memberikan akses yang lebih mudah, aman, dan mendukung aktivitas warga sehari-hari,” ujar Kapten Cke Arief Sutedja.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan menjadi bagian penting untuk menjaga semangat kebersamaan. Gotong royong antara TNI dan warga juga diharapkan dapat membantu mempercepat penyelesaian pembangunan di lapangan.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda sendiri menjadi bagian dari upaya membuka sekaligus memperkuat akses masyarakat di wilayah Cemorokandang dan sekitarnya. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari setelah seluruh proses pembangunan rampung.
Kebersamaan antara personel Koramil dan masyarakat pun terus dijaga selama proses pembangunan berlangsung. Masing-masing mengambil peran sesuai kebutuhan agar tahapan pekerjaan dapat berjalan dengan lancar.
Bagi Koramil Kedungkandang dan masyarakat, pembangunan tersebut bukan sekadar menghadirkan sebuah infrastruktur penghubung. Lebih dari itu, proses pengerjaannya menjadi gambaran nyata semangat gotong royong dan kebersamaan TNI bersama rakyat dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Dengan dimulainya pengecoran pondasi, pembangunan Jembatan Perintis Garuda kini memasuki tahapan yang semakin konkret. Semangat guyub rukun diharapkan terus terjaga hingga seluruh tahapan pembangunan selesai dan jembatan dapat dimanfaatkan masyarakat.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.