Langsung ke konten
Rabu, 7 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Angkut Material Manual, Koramil Klojen Kebut Pondasi Jembatan Perintis Garuda

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Pengerjaan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Kecamatan Klojen, Kota Malang, terus dikebut.

Koramil Klojen mengerjakan Jembatan Perintis Garuda

Koramil Klojen mengerjakan Jembatan Perintis Garuda (Foto: Humas Pendim)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Pengerjaan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Kecamatan Klojen, Kota Malang, terus dikebut. Personel Koramil 0833-01/Klojen bersama warga terjun langsung membantu proses pembangunan, salah satunya dengan mengangkut material secara manual menuju lokasi pengerjaan pondasi, Rabu (7/10/2026).

Pengangkutan material dilakukan secara bersama-sama untuk memastikan kebutuhan pembangunan pondasi tetap tersedia. Meski dilakukan secara manual, personel TNI dan warga tetap berupaya menjaga ritme pekerjaan agar pembangunan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

Pondasi menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan jembatan karena berfungsi sebagai tumpuan utama bagi konstruksi yang akan berdiri di atasnya. Karena itu, proses pengerjaannya membutuhkan ketelitian sekaligus kekuatan struktur agar tahapan pembangunan berikutnya dapat dilakukan dengan baik.

Baca juga: Wujudkan Asa Warga Cemorokandang, Koramil Kedungkandang Bersama Warga Kebut Pondasi Jembatan Perintis Garuda

Baca juga: Dukung Penghijauan, Koramil Klojen Siapkan Bibit Nangka untuk Wilayah Binaan

Danramil 0833-01/Klojen Kapten Inf Hariyanto mengatakan, percepatan pembangunan pondasi dilakukan dengan tetap mengedepankan kualitas dan ketelitian.

«“Pondasi harus kuat karena menjadi tumpuan utama jembatan. Kami bersama warga berupaya mempercepat pekerjaan dengan tetap memperhatikan ketelitian dan kualitas pengerjaan,” ujarnya.»

Menurut Hariyanto, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi kekuatan tersendiri. Gotong royong antara personel Koramil dan warga tidak hanya membantu mempercepat pekerjaan, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun fasilitas yang nantinya digunakan masyarakat.

“Dengan keterlibatan warga, pekerjaan menjadi lebih ringan. Ini juga menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur bisa dilakukan dengan semangat saling membantu di tingkat masyarakat,” katanya.

Iklan

Jembatan Perintis Garuda sendiri merupakan gagasan Presiden RI Prabowo Subianto yang diarahkan untuk memperkuat akses dan konektivitas masyarakat. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah sekitarnya.

Bagi masyarakat, pembangunan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan berdirinya sebuah bangunan fisik. Akses yang semakin baik juga dapat membuka kemudahan mobilitas, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta mendukung hubungan sosial dan kegiatan ekonomi warga.

Koramil 0833-01/Klojen memastikan pendampingan terhadap proses pembangunan terus dilakukan. Personel akan terus berkoordinasi dan membantu sesuai kebutuhan di lapangan hingga setiap tahapan pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat diselesaikan.

Dengan semangat gotong royong yang melibatkan TNI dan masyarakat, pembangunan jembatan tersebut diharapkan berjalan lancar dan nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Malang, khususnya warga di wilayah sekitar pembangunan.

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Pengerjaan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Kecamatan Klojen, Kota Malang, terus dikebut. Personel Koramil 0833-01/Klojen bersama warga terjun langsung membantu proses pembangunan, salah satunya dengan mengangkut material secara manual menuju lokasi pengerjaan pondasi, Rabu (7/10/2026).

Pengangkutan material dilakukan secara bersama-sama untuk memastikan kebutuhan pembangunan pondasi tetap tersedia. Meski dilakukan secara manual, personel TNI dan warga tetap berupaya menjaga ritme pekerjaan agar pembangunan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

Pondasi menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan jembatan karena berfungsi sebagai tumpuan utama bagi konstruksi yang akan berdiri di atasnya. Karena itu, proses pengerjaannya membutuhkan ketelitian sekaligus kekuatan struktur agar tahapan pembangunan berikutnya dapat dilakukan dengan baik.

Danramil 0833-01/Klojen Kapten Inf Hariyanto mengatakan, percepatan pembangunan pondasi dilakukan dengan tetap mengedepankan kualitas dan ketelitian.

Iklan

«“Pondasi harus kuat karena menjadi tumpuan utama jembatan. Kami bersama warga berupaya mempercepat pekerjaan dengan tetap memperhatikan ketelitian dan kualitas pengerjaan,” ujarnya.»

Menurut Hariyanto, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi kekuatan tersendiri. Gotong royong antara personel Koramil dan warga tidak hanya membantu mempercepat pekerjaan, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun fasilitas yang nantinya digunakan masyarakat.

“Dengan keterlibatan warga, pekerjaan menjadi lebih ringan. Ini juga menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur bisa dilakukan dengan semangat saling membantu di tingkat masyarakat,” katanya.

Jembatan Perintis Garuda sendiri merupakan gagasan Presiden RI Prabowo Subianto yang diarahkan untuk memperkuat akses dan konektivitas masyarakat. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah sekitarnya.

Bagi masyarakat, pembangunan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan berdirinya sebuah bangunan fisik. Akses yang semakin baik juga dapat membuka kemudahan mobilitas, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta mendukung hubungan sosial dan kegiatan ekonomi warga.

Koramil 0833-01/Klojen memastikan pendampingan terhadap proses pembangunan terus dilakukan. Personel akan terus berkoordinasi dan membantu sesuai kebutuhan di lapangan hingga setiap tahapan pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat diselesaikan.

Dengan semangat gotong royong yang melibatkan TNI dan masyarakat, pembangunan jembatan tersebut diharapkan berjalan lancar dan nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Malang, khususnya warga di wilayah sekitar pembangunan.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.