MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Unit Pengembangan Publikasi Ilmiah (PPI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar workshop “Penggunaan Turnitin untuk Pencegahan Plagiasi dan Penguatan Kualitas Publikasi Ilmiah”, Senin (28/9/2026). Kegiatan di Auditorium Micro Teaching Lantai 2 tersebut difokuskan pada penguatan kemampuan volunteer PPI dalam mendukung proses penulisan dan publikasi karya ilmiah di lingkungan FTIK.
Workshop menghadirkan tiga narasumber, yakni Ari Zuntriana, S.Sos., MA. dan Nada Auliya Sarasawitri, A.Md., S.I., S.Ptk., yang merupakan pustakawan UIN Malang, serta Abdul Fattah, M.Th.I., Sekretaris Unit PPI FTIK UIN Malang.
Peserta dibekali pemahaman mengenai cara kerja Turnitin sebagai perangkat pemeriksa kemiripan teks, termasuk cara membaca dan menginterpretasikan hasil similarity check. Pemahaman tersebut diarahkan agar peserta tidak sekadar mengetahui persentase kemiripan, tetapi mampu menilai bagian naskah yang perlu diperbaiki sesuai prinsip penulisan akademik.
Bagi Unit PPI FTIK, kompetensi tersebut penting karena volunteer memiliki peran dalam mendampingi sivitas akademika selama proses penulisan dan publikasi karya ilmiah. Pemahaman mengenai Turnitin dan etika akademik diharapkan membuat pendampingan yang diberikan lebih tepat dan tidak berhenti pada persoalan teknis penggunaan aplikasi.
Dalam pemaparan materi, Ari Zuntriana menekankan bahwa persoalan etika dalam penulisan ilmiah tidak hanya berkaitan dengan plagiasi. Ia menyebut sejumlah bentuk pelanggaran integritas akademik, seperti fabrikasi, falsifikasi, plagiasi, kepengarangan yang tidak sah, konflik kepentingan, dan pengajuan naskah secara jamak.
“Dalam etika penulisan, plagiasi bukan satu-satunya pelanggaran. Ada fabrikasi, falsifikasi, plagiasi, kepengarangan yang tidak sah, konflik kepentingan, dan pengajuan jamak,” ujar Ari, sebagaimana disampaikan moderator.
Materi workshop juga menempatkan Turnitin sebagai perangkat pendukung dalam proses evaluasi naskah, bukan sebagai satu-satunya ukuran integritas sebuah karya ilmiah. Hasil similarity check tetap membutuhkan pembacaan dan penilaian untuk memahami konteks kemiripan teks serta menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.
Melalui kegiatan tersebut, Unit PPI FTIK berupaya memperkuat kapasitas sumber daya pendukung publikasi sekaligus membangun budaya akademik yang lebih cermat terhadap orisinalitas dan etika penulisan.
Penguatan kemampuan volunteer diharapkan dapat mendukung proses pendampingan publikasi ilmiah di lingkungan FTIK, sehingga produktivitas publikasi berjalan beriringan dengan pemahaman terhadap integritas akademik.



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.