Langsung ke konten
Sabtu, 26 September 2026
Headline Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Pendidikan

Gelar Outing Class MTs Nurul Islam Ajak Siswa Kenali Teknologi Industri, Keberagaman budaya hingga Sejarah

Foto: Outing Class MTS Nurul Islam di depan pabrik Pocari Sweat Pasuruan. Dok. Miftachul Amin

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Proses belajar mengajar tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas. Sesekali, peserta didik perlu diajak keluar untuk melihat, merasakan, dan mengalami secara langsung berbagai hal yang selama ini hanya mereka dapatkan melalui buku pelajaran. Pendekatan pembelajaran inilah yang diterapkan MTs Nurul Islam Bugul Kidul Kota Pasuruan melalui kegiatan outing class yang dilaksanakan pada 17 September 2026.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 siswa-siswi bersama guru-guru pendamping dengan menggunakan empat kendaraan minibus. Dalam kegiatan tersebut, para siswa mengunjungi tiga lokasi yang memiliki nilai edukasi berbeda, yakni Masjid Merah Pandaan, Masjid Cheng Ho Pandaan, serta pabrik Pocari Sweat. Melalui kunjungan tersebut, siswa mendapatkan kesempatan untuk belajar di luar kelas dengan suasana yang lebih santai, menyenangkan, dan interaktif, tanpa meninggalkan tujuan utama pembelajaran.Kepala MTs Nurul Islam, KH. Zubir Hamzah, M.Pd., menjelaskan bahwa outing class bukan sekadar kegiatan rekreasi siswa. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran untuk memperluas wawasan dan pengalaman peserta didik melalui pengamatan secara langsung. “Anak-anak tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga melihat dan mengalami secara langsung apa yang dipelajari,” jelasnya. Dengan metode seperti ini, siswa diharapkan lebih mudah memahami materi karena memperoleh pengalaman nyata sekaligus dapat berinteraksi langsung dengan lingkungan di luar sekolah.

Masjid Merah Pandaan menjadi salah satu tujuan karena memiliki keunikan tersendiri, baik dari bentuk bangunan maupun warna yang menjadi ciri khasnya. Selain mengenalkan nilai-nilai keagamaan dan lingkungan, lokasi tersebut juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk menikmati keindahan alam kawasan wisata Pandaan. Pembelajaran kemudian berlanjut ke Masjid Cheng Ho. Di tempat ini, siswa dikenalkan dengan sejarah Laksamana Cheng Ho, tokoh Muslim dari etnis Tionghoa yang dalam sejarah dikenal melakukan pelayaran hingga wilayah Nusantara. Para siswa tidak hanya diajak beribadah, tetapi juga belajar mengenai sejarah, perjalanan manusia, keberagaman budaya, dan perkembangan Islam di Indonesia.

Pengalaman berbeda diperoleh ketika siswa mengunjungi pabrik Pocari Sweat. Di sana, mereka diperkenalkan dengan proses produksi sebuah produk yang telah dikenal luas masyarakat Indonesia, mulai dari tahapan awal produksi hingga proses pengemasan. Bagi siswa MTs Nurul Islam, kunjungan tersebut menjadi pengalaman menarik karena mereka dapat melihat secara langsung bagaimana teknologi digunakan dalam dunia industri. Pembelajaran semacam ini juga membuka wawasan siswa mengenai pentingnya penguasaan teknologi dan bidang IT di tengah perkembangan digitalisasi serta era industri 5.0.

Menurut KH. Zubir Hamzah, pengalaman langsung seperti itu diharapkan dapat menjadi pemantik motivasi siswa untuk semakin serius belajar dan mengembangkan potensi yang mereka miliki. Setiap siswa memiliki bakat, minat, dan kemampuan yang berbeda sehingga sekolah perlu memberikan ruang bagi mereka untuk mengenali potensi tersebut. Dengan melihat perkembangan dunia industri secara langsung, siswa diharapkan memiliki gambaran bahwa ilmu yang mereka pelajari di sekolah memiliki keterkaitan dengan kehidupan dan dunia kerja di masa mendatang.

Lebih dari itu, outing class juga menjadi salah satu cara MTs Nurul Islam menghadirkan pembelajaran yang asik, menyenangkan, dan enjoyable. Belajar sambil mengunjungi tempat baru membuat siswa memperoleh suasana berbeda dari rutinitas pembelajaran di kelas. Mereka dapat berdiskusi, mengamati, bertanya, berinteraksi dengan teman dan guru, sekaligus memperoleh pengalaman baru. Suasana belajar yang menyenangkan seperti ini diharapkan dapat membuat siswa lebih antusias dalam mengikuti proses pendidikan dan membangun rasa ingin tahu terhadap berbagai hal di sekitarnya.

Iklan

Kegiatan outing class yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut menunjukkan bahwa pendidikan di MTs Nurul Islam tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Pembentukan karakter, pengalaman sosial, wawasan keagamaan, pemahaman sejarah, kreativitas, serta pengenalan terhadap perkembangan teknologi juga menjadi bagian penting dalam proses pendidikan. Siswa diarahkan agar mampu belajar dari lingkungan sekaligus membangun kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan zaman.KH. Zubir Hamzah berharap setelah mengikuti kegiatan tersebut, para siswa memiliki motivasi belajar yang semakin tinggi, lebih berani bermimpi dan memiliki semangat untuk menggapai cita-cita. Mereka juga diharapkan terus meningkatkan keterampilan sesuai bakat dan minat masing-masing sebagai bekal menghadapi masa depan. (Amin)

Foto profil Miftachul Amin
Miftachul Amin

Saya adalah pejuang informasi Siap menyampaikan berita fakta tanpa dusta

Lihat semua artikel oleh Miftachul Amin

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.