BONDOWOSO | JATIMSATUNEWS.COM: Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM Edukasi) Prodi Pariwisata UPN “Veteran” Jawa Timur sukses menggelar pelatihan bertajuk “Hilirisasi Model Pengembangan Gastronomi Kopi dan Produk Kreatif Berbasis Green Economy” di Desa Wisata Kopi Kluncing, Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, pada 26–27 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Ijen UNESCO Global Geopark ini menyasar 20 peserta dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan pengelola homestay setempat. Program ini diusung oleh tim akademisi yang diketuai oleh Farta Ade Saputra, S.Pd., Gr., M.Sc., bersama anggota Grace Sissela Marpaung, S.Par., M.Par., Bergas Anggito Adjie, S.P., M.Par., serta mahasiswa Sahrul Dzaky Aditya dan Deviana Jessica Sari.
Program edukasi ini bertujuan menjembatani pengembangan aktivitas wisata lokal dengan memperkuat pendekatan experiential tourism. Melalui pelatihan kuliner berkonsep Farm-to-Table, penyajian produk wisata ditransformasikan agar mampu memperkuat pengalaman sensori wisatawan sekaligus mendongkrak potensi ekonomi warga setempat.
Selama dua hari pelatihan, peserta dibekali keterampilan mengelola homestay sebagai pusat atraksi wisata edukatif yang hands-on. Warga dilatih mengolah kuliner lokal berbasis substitusi bubuk kopi, menguasai teknik penataan piring (plating) yang estetik, hingga menyampaikan narasi (storytelling) mengenai filosofi apem dan asal-usul Kopi Kluncing dari kebun hingga meja saji.
Sebagai langkah keberlanjutan, program ini menargetkan penerapan prinsip green economy melalui pemanfaatan bahan baku khas seperti tape singkong dan Kopi Arabika Java Ijen-Raung. Tim PKM juga menyiapkan inovasi suvenir interaktif Smart Postcard ber-QR code serta penataan rantai pasok kopi langsung dari petani lokal guna memperkuat daya saing Desa Wisata Kopi Kluncing secara berkelanjutan.
Penulis: Farta Ade Saputra, S.Pd., Gr., M.Sc.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.