Langsung ke konten
Senin, 21 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Olahraga

Maarten Paes dan Emil Audero Tiba: Siapa Kiper Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026?

Maarten Paes dan Emil Audero Mulyadi tiba di Jakarta, siap menjadi kiper Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.

Maarten Paes dan Emil Audero Mulyadi tiba di Jakarta untuk memperkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026./Instagram @timnasindonesia

Maarten Paes dan Emil Audero Mulyadi tiba di Jakarta untuk memperkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026./Instagram @timnasindonesia

JAKARTA | JATIMSATUNEWS.COM: Dua penjaga gawang Timnas Indonesia yang bermain di Eropa telah mendarat pada Senin (21/9).

Ini membuat tiga kiper Timnas Indonesia dipastikan sama-sama sudah bergabung dengan skuat di Jakarta tepat waktu.

Tiga kiper tersebut adalah Maarten Paes, Emil Audero Mulyadi, dan Nadeo Argawinata.

Baca juga: FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Diperkuat 23 Pemain, Tanpa Wakil Klub Jatim

Maarten Paes atau Emil Audero?

Telah tibanya Maarten Paes dan Emil Audero di Jakarta segera menimbulkan pertanyaan di kalangan penggemar Garuda.

Yaitu, siapa yang bakal mengawal gawang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026?

Pertanyaan ini tentu hanya bisa dijawab secara pasti oleh Pelatih John Herdman, dan hanya bisa selalu diketahui pada 1 jam sebelum pertandingan dimulai. Di luar itu, segala kemungkinan bisa terjadi.

Rapor Kedua Kiper Timnas Indonesia di Eropa

Maarten Vincent Paes mengarungi awal musim 2026/27 bersama Ajax dengan berliku.

Maarten Paes sempat menjadi pilihan utama Ajax saat menjalani laga kualifikasi Liga Konferensi Eropa (UECL).

Dua pertandingan pertama yakni melawan Vojvodina dan berakhir dengan skor identik 4-1, sehingga agregat 8-2 untuk keunggulan Ajax.

Dua laga kualifikasi berikutnya, Ajax melawan Shelbourne dengan keunggulan agregat 5-3.

Hanya saja, di antara dua laga ini posisi Maarten di bawah mistar gawang Ajax mulai berubah.

Sebab, ia duduk di bangku cadangan saat pekan pertama Eredivisie Belanda melawan PEC Zwolle. Laga tandang tersebut berakhir 2-0 untuk kemenangan Ajax.

Setelah leg kedua di Shelbourne, kiper yang mempunyai nenek kelahiran Kediri ini terus menghangatkan bangku cadangan.

Iklan

Bahkan, pada dua laga kualifikasi terakhir Ajax di UECL, ia juga tidak bermain. Kiper pinjaman dari Barcelona, Marc Andre ter Stegen dipilih Michel Sanchez untuk mengawal gawang Ajax saat melawan Sion.

Pada dua pertandingan melawan Sion, Ajax menang 4-2 dan 5-3. Sehingga lolos ke fase liga dengan agregat 9-5.

Setelah itu, tiga pertandingan beruntun di Eredivisie tetap Ter Stegen yang mengawal gawang Ajax.

Barulah pada laga melawan Willem II Tilburg, kiper 28 tahun mendapat kesempatan mengawal gawang Ajax dan membantu tim menang 5-1.

Itu menjadi penampilan pertama dan satu-satunya bagi Maarten Paes dalam tujuh pertandingan awal musim di Liga Belanda.

Pada pekan terakhir sebelum jeda internasional, mantan pemain FC Utrecht ini kembali dicadangkan oleh Michel saat Ajax hanya bisa seri 2-2 dengan Excelsior.

Ini membuat Maarten Paes hanya memainkan lima pertandingan (39%) dari total 13 laga Ajax—tanpa menghitung laga pramusim.

Beralih ke Emilio Audero Mulyadi, ia sedikit mendapat rintangan pada awal musim ketika masih berstatus pemain Como 1907.

Ia mengawali musim 2026/27 dengan duduk di bangku cadangan Como dalam dua pertandingan Serie A Italia.

Kiper kelahiran Mataram ini hanya menyaksikan tim asuhan Cesc Fabregas seri 1-1 dengan Udinese dan menang 2-1 atas Napoli.

Tetapi, tren positif menghampiri ketika ia pindah sebagai pinjaman semusim penuh ke klub La Liga Spanyol, Rayo Vallecano.

Ia hanya duduk di bangku cadangan pada pekan keempat La Liga, saat Rayo menjamu Racing Santander dan menang 3-2.

Setelahnya, Emil dipercaya Pelatih Benat San Jose untuk mengawal gawang Rayito dalam tiga laga beruntun.

Debutnya pun langsung melawan tuan rumah Real Madrid di Santiago Bernabeu.

Ia memang kemasukan 4 gol dalam laga yang berakhir 4-1 untuk kemenangan Madrid.

Iklan

Tetapi, dia melakukan 7 penyelamatan untuk membuat Los Blancos tidak berpesta lebih banyak gol lagi.

Usai debut di Bernabeu, Emil kembali starter saat Rayo menjamu Espanyol dan bertandang ke Osasuna.

Hasilnya, Rayo meraih 4 poin dalam dua laga tersebut dengan menang 2-1 atas Espanyol dan seri 1-1 dengan Osasuna.

Memperoleh poin dalam dua laga beruntun tersebut juga menjadi yang pertama diraih Rayo musim ini, dan kebetulan Emil berada di dalam hasil tersebut.

Maka, keberhasilan Emil menjadi andalan dalam tiga laga terakhir Rayo sebelum jeda internasional dapat menjadi nilai positif baginya.

Memainkan tiga pertandingan di liga yang baru bagi Emil—yang sebelumnya berkarier di Italia—juga berpotensi memperbesar peluangnya menjadi kiper utama Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.

Baca juga: Emil Audero Lakukan 3 Penyelamatan, Rayo Vallecano Menang

Keputusan Akhir di Tangan Herdman

Walau secara tren di liga masing-masing, Emil lebih unggul karena reguler starter, keputusan akhir di timnas tetap ada di tangan John Herdman.

Ia bisa mempertimbangkan performa kipernya—termasuk Nadeo Argawinata, ketika latihan dan persiapan H-1 sebelum pertandingan.

Sehingga, apa pun masih bisa terjadi sebelum Herdman merilis susunan 11 pemain pertama Indonesia di tiap laga.

Jadwal Pertama Timnas Indonesia

Adapun jadwal pertandingan pertama Indonesia yaitu menjamu Singapura di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (25/9) malam pukul 20.00 WIB.

Selain dapat disaksikan di tribun GBK, pertandingan ini juga akan disiarkan langsung secara gratis di kanal YouTube Rans Entertainment.(YAN)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.