MALANG | JATIMSATUNEWS: Kemeriahan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) berlangsung semarak dan penuh khidmat. Rangkaian perayaan yang melibatkan seluruh civitas akademika dan tenaga kependidikan (tendik) ini tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial dan lomba keakraban, tetapi juga menjadi panggung apresiasi tertinggi bagi para pahlawan kemajuan kampus melalui UMM ESC Award 2026.
Momen kemerdekaan tahun ini ditegaskan sebagai refleksi atas makna “Kampus Berdampak”. Euforia yang dirasakan civitas akademika menyatu dengan semangat memerdekakan potensi sumber daya manusia melalui inovasi dan kontribusi nyata bagi bangsa.

Untuk melihat langsung suasana rangkaian acara ini, JatimSatuNews turut mengabadikannya dalam sebuah video berikut.
Semarak Ini dalam Sorotan Video
Momen kemerdekaan dan penganugerahan UMM ESC Award 2026 ini turut diabadikan tim JatimSatuNews dalam sebuah video berjudul “81 Tahun Indonesia Merdeka, UMM Dorong Inovasi dan Kampus Berdampak”. Melalui tayangan tersebut, pembaca dapat menyaksikan langsung suasana upacara bendera, keberagaman busana adat yang dikenakan civitas akademika, hingga cuplikan proses penyerahan penghargaan.
Video berdurasi sekitar empat menit ini melengkapi laporan tertulis di atas, memberi gambaran visual yang lebih utuh tentang bagaimana kampus merayakan kemerdekaan sekaligus menegaskan komitmennya sebagai “Kampus Berdampak”.
Daftar Isi
Rangkaian Kegiatan HUT RI di UMM
Semarak perayaan HUT ke-81 RI di kampus ini sejatinya telah berlangsung melalui berbagai rangkaian acara pendukung. Civitas akademika dan tendik memadati lingkungan universitas untuk berpartisipasi dalam berbagai lomba internal yang menguatkan tali silaturahmi.
Puncak kebersamaan tersebut diwarnai dengan kegiatan Gerak Jalan Bersama yang memupuk rasa persatuan, sebelum akhirnya ditutup dengan Upacara Bendera Peringatan HUT Kemerdekaan RI di kampus utama.
Upacara puncak tersebut juga menampilkan keberagaman budaya Nusantara. Para peserta mengenakan berbagai atribut adat dari bermacam suku dan latar belakang menjadi wujud nyata nilai inklusivitas serta toleransi tinggi yang senantiasa dijunjung oleh universitas. Anda juga dapat membaca artikel liputan pendidikan lainnya pada Kategori Berita Kampus kami.
Transformasi ESC Award 2026 untuk Dosen dan Tendik
Di tengah perayaan kemerdekaan ini, Rektor beserta jajaran pimpinan UMM memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada dosen dan tenaga kependidikan yang berprestasi. Puncak penyerahan penghargaan UMM ESC Award 2026 diselenggarakan bersamaan dengan momen bersejarah tersebut.
ESC Award 2026 merupakan terobosan dan rebranding dari ajang pemilihan dosen dan karyawan berprestasi yang sebelumnya rutin digelar. Program ini berfokus pada pembentukan Service Excellence Hub di lingkungan kampus, mendorong seluruh pegawai untuk aktif menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan institusi.
Ketua Panitia ESC Award, Dr. Siti Maimunah, M.M., M.A., menjelaskan bahwa orientasi utama ajang ini bukan semata pengakuan individu, melainkan upaya menemukan best practice dan inovasi yang dapat direplikasi di seluruh lingkungan universitas.
“Dulu namanya pemilihan dosen dan karyawan berprestasi. Sekarang kami melakukan rebranding menjadi UMM Excellent Solution Center Award karena UMM sedang membangun Service Excellence Hub. Ini sebagai wadah yang diharapkan mampu memecahkan berbagai persoalan di lingkungan kampus,” ujar Siti.
Sebelumnya, tahap akhir seleksi telah digelar di Rayz Hotel Malang dengan meloloskan 23 nominator terbaik terdiri atas 11 dosen dan 12 tenaga kependidikan. Mereka menjalani serangkaian evaluasi portofolio, presentasi karya unggulan, hingga Focus Group Discussion (FGD).
Sistem Penilaian Berbasis Kompetensi dan Nilai AIK
Sistem penilaian ESC Award disesuaikan dengan kompetensi dasar dan karakteristik jabatan:
- Kategori Dosen: Mengukur empat pilar utama meliputi Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta pengamalan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Salah satu bentuk apresiasi yang diserahkan dalam momen ini adalah penghargaan untuk Dosen Terbaik Riset.
- Kategori Tenaga Kependidikan: Dibagi ke dalam tiga klasifikasi utama, yaitu Inovatif, Inspiratif, dan Adaptif.
Pendekatan ini membuktikan bahwa ukuran keberhasilan civitas akademika tidak lagi sekadar dilihat dari capaian individu, melainkan dari dampak nyata terhadap lingkungan kerja dan masyarakat.
Menguatkan Budaya Inovasi dan Ekspansi Perguruan Tinggi
Ketua Majelis Guru Besar, Prof. Dr. Tobroni, M.Si. (mewakili Wakil Rektor V Prof. Dr. Tri Sulistyaningsih, M.Si.), menegaskan bahwa para penerima penghargaan ini adalah motor penggerak perubahan dan daya saing perguruan tinggi.
“Perguruan tinggi yang baik tidak cukup hanya melakukan inovasi, tetapi juga harus melakukan ekspansi. Inovasi dan ekspansi menjadi two key words agar UMM tetap menjadi perguruan tinggi yang leading di tingkat nasional maupun internasional,” tegas Tobroni.
Ke depan, para pemenang tidak hanya diproyeksikan menjadi teladan internal, tetapi juga menjadi wakil instansi dalam ajang pemilihan dosen dan tendik berprestasi di tingkat LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur.
Melalui perpaduan semarak kemerdekaan RI dan penganugerahan ESC Award 2026, kampus terus membuktikan komitmennya untuk tidak sekadar merayakan sejarah, tetapi juga mengukir masa depan lewat inovasi bertaraf global. Informasi selengkapnya mengenai program akademik dan kemahasiswaan dapat diakses di Situs Resmi UMM.
Baca juga: Semarak HUT RI ke-81 di UMM Malang: Padukan Parade Mobil Merdeka, E-Sport, hingga Lomba AI
Pertanyaan Seputar UMM ESC Award 2026
Apa itu UMM ESC Award 2026?
UMM ESC Award 2026 adalah rebranding dari ajang pemilihan dosen dan karyawan berprestasi, berfokus pada pembentukan Service Excellence Hub di lingkungan kampus.
Berapa nominator yang lolos ke tahap akhir?
Tahap akhir seleksi meloloskan 23 nominator terbaik, terdiri atas 11 dosen dan 12 tenaga kependidikan, setelah melalui evaluasi portofolio, presentasi karya, hingga Focus Group Discussion.
Apa dasar penilaian kategori dosen dan tenaga kependidikan?
Kategori dosen dinilai dari empat pilar: Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Kategori tenaga kependidikan dibagi ke dalam tiga klasifikasi: Inovatif, Inspiratif, dan Adaptif.
Bisakah menonton suasana perayaan ini secara langsung?
Ya, suasana upacara dan penyerahan UMM ESC Award 2026 dapat disaksikan melalui video JatimSatuNews yang disertakan dalam artikel ini.
Untuk membaca artikel lainnya, Anda dapat menyimak informasi lengkapnya di portal Jatim Satunews.


