Langsung ke konten
Jumat, 25 September 2026
Headline Self Awareness dalam Islam: Ketika Ilmu Menjadi Pembenaran Diri
Daerah

Polresta Sidoarjo Ungkap Kasus Pengeroyokan Penjaga Warkop di Karangbong Sidoarjo

SIDOARJO | JATIMSATUNEWS.COM: Polresta Sidoarjo Polda Jatim, Melalui Unit Reskrim Polsek Gedangan berhasil menangkap pelaku penganiayaan dengan pengeroyokan di sebuah warung kopi  Desa Karangbong Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo,  Minggu 10 September 2023. 

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro melalui Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP. Tiksnarto Andaru Rahutomo  mengatakan, Kronologis kejadian saat itu berawal pada hari minggu tanggal 10 September 2023 sekira jam 00.30 Wib para pelaku sedang minum miras di depan warung kopi tempat korban bekerja.

“Selanjutnya saudara LK mengajak korban bergabung minum miras. Kemudian sempat terjadi cek-cok antara korban dengan salah satu pelaku yaitu Saudara R.SI yang merasa tersinggung dengan ejekan korban yang mengatakan ‘duitmu wes entek tha? (uangmu sudah habis tha?)?” ujar Kasatreskrim.

“Karena dianggap tidak mampu membeli miras lagi. Perkataan korban membuat Sdr. R.S.I. emosi dan memukul dinding musholla warkop, sehingga memicu amarah dari pelaku lain yaitu Saudara L.K yang langsung memukul wajah korban hingga korban terjatuh, dan diikuti oleh pelaku lain Saudara. R.S.I, Saudara. A.S. dan Saudara. A.AW yang melakukan pemukulan terhadap korban dengan tangan kosong,” ungkap AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo 

Hingga akhirnya dilerai oleh saksi D yang saat itu berada dilokasi kejadian. Atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Polsek Gedangan.

Iklan

Hasil Ver menyimpulkan bahwa korban mengalami luka robek di kepala bagian tengah dan

Penyelidikan, Penyidik berhasil melakukan penangkapan terhadap 4 (empat) orang pelaku pengeroyokan terhadap korban yaitu Tsk. L.K, Tsk. R.S.I.

Sementara itu barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas adalah, mengamankan barang bukti, Video hasil rekaman CCTV.

Untuk diketahui, Motif pelaku tersulut emosi yang dipicu oleh perkataan korban yang menyinggung perasaan salah seorang pelaku yang mengejek tidak punya uang untuk membeli miras.

Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 170 KUHP Barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan luka.Ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Komentar Pembaca

Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.