Langsung ke konten
Kamis, 13 Agustus 2026
Headline Ketua Perbasi Sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Muhammad Zaini Persiapkan Atlet Hadapi Popda 2026, Target Juara
Daerah

Duta FITK 2026 Terpilih, 10 Mahasiswa Siap Jadi Representasi Fakultas

 

Foto: Dokumentasi bersama 

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menetapkan 10 mahasiswa sebagai pemenang Duta FITK 2026 melalui Grand Final yang digelar di Hall Lantai 5 Gedung Ir. Soekarno, Kamis (6/8/2026).
Mereka terpilih setelah melewati rangkaian seleksi dan penjurian yang menguji kemampuan mahasiswa dalam aspek wawasan, komunikasi, kepercayaan diri, kreativitas, karakter, serta potensi menjadi representasi fakultas.
Pada kategori Winner Duta FITK 2026, gelar putra diraih Mahadir Muhammad Fikri Rohmatulloh dari Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS), sedangkan kategori putri diraih Arinda Eka Apriana dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI).
Sementara itu, posisi Runner Up 1 diraih Muhammad Ikram Ibrahim dari PAI untuk kategori putra dan Nasywa Agesta Putri dari Tadris Bahasa Inggris (TBI) untuk kategori putri.
Kategori Runner Up 2 masing-masing diraih Hasbi Albukhori dari Tadris Matematika (TM) dan Malinda Dewi Wardah dari Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).
Adapun penghargaan Duta Favorit diberikan kepada Said Dani Pratama dari PAI untuk kategori putra dan Nauratul Insani Lutfiyah dari PAI untuk kategori putri.
Sementara kategori Duta Berbakat diraih Muhammad Daffa Mustika dari Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Silva Dian Septiana dari Manajemen Pendidikan Islam (MPI).
Ajang Duta FITK 2026 tidak hanya diarahkan untuk mencari mahasiswa dengan kemampuan tampil di atas panggung. Kompetisi tersebut menjadi ruang pengembangan kapasitas mahasiswa dalam membangun komunikasi, wawasan, kreativitas, kepercayaan diri, dan karakter.
Keberagaman latar belakang program studi para pemenang juga menunjukkan adanya potensi mahasiswa yang tersebar di berbagai bidang keilmuan di lingkungan FITK. Masing-masing memiliki kompetensi dan karakter yang dapat dikembangkan untuk mendukung berbagai aktivitas fakultas.
Setelah dinobatkan sebagai Duta FITK 2026, para pemenang membawa tanggung jawab untuk menjalankan peran sebagai representasi fakultas. Mereka diharapkan mampu memperkenalkan program, prestasi, budaya akademik, serta berbagai potensi FITK kepada masyarakat.
Peran tersebut sekaligus menuntut para duta untuk memiliki kemampuan komunikasi yang baik, integritas, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan akademik. Gelar yang diperoleh diharapkan tidak berhenti sebagai capaian personal, tetapi diterjemahkan melalui kontribusi dan kegiatan yang memberikan manfaat bagi fakultas maupun mahasiswa lainnya.
Grand Final Duta FITK 2026 dengan demikian menjadi bagian dari upaya fakultas menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi nonakademik sekaligus membangun kapasitas kepemimpinan dan komunikasi publik.
Bagi para pemenang, gelar tersebut menjadi awal dari tanggung jawab baru untuk membawa nama FITK dalam berbagai kegiatan. Sementara bagi seluruh finalis, proses seleksi dan kompetisi menjadi pengalaman untuk mengembangkan keberanian, kreativitas, serta kemampuan berkompetisi secara positif di lingkungan perguruan tinggi.