Langsung ke konten
Jumat, 2 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

LPTK UIN Malang Gelar Refresment dan Pembekalan Validator Lapor Diri dan Penilaian RPL Pendidikan Profesi Guru

 

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar acara refresment dan pembekalan Validator Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan transformasi Batch 4 tahun 2025. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi guru di Indonesia. 

Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Muh. Yunus, menyampaikan bahwa validator ini meliputi lapor diri dan penilaian Rencana Pengembangan Lembaga (RPL). 

“Melalui RPL, akan dilakukan penilaian berkas yang telah diunggah, termasuk Transkip Ijazah sebelumnya,” ujarnya. 

Sementara itu, Dekan FITK, Prof. Dr. H. Muhammad Walid, MA., menambahkan bahwa Batch 4 ini merupakan proyek besarnya Guru tersertifikasi di tahun 2025. 

“Bagi para Guru yang diangkat P3K dikembalikan ke Madrasah. Kami berharap panitia dapat mengikuti dan melaksanakan dengan jadwal yang telah ditentukan sesuai dengan aturan Panitia Pusat,” pesannya. 

FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia melalui program PPG ini. Dengan kerjasama antar semua pihak, Kaprodi PPG berhasil menata dan mengelola para panitia dengan kelulusan 99,5%. 

FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah menggelar refresment dan pembekalan Validator PPG Batch 4 tahun 2025 dengan tujuan meningkatkan kualitas dan kompetensi guru di Indonesia. Acara ini meliputi lapor diri dan penilaian RPL, serta menekankan pentingnya kerjasama antar semua pihak untuk mencapai kelulusan yang tinggi. Dengan komitmen dan kerja keras, FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.