UNESA laksanakan pengabdian masyarakat di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, tingkatkan literasi siswa kelas 1 SD melalui metode Surface Learning.
MALAYSIA | JATIMSATUNEWS.COM – Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya
(UNESA) menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat internasional yang
bertempat di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Kegiatan pengabdian ini
dimulai dengan acara ceremonial khidmat, sambutan-sambutan, penandatanganan
MoU, dan dilanjutkan dengan kegiatan mengajar siswa-siswi Sekolah Indonesia Kuala
Lumpur (SIKL).
Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini menghadirkan inovasi pembelajaran guna
meningkatkan minat pembelajaran literasi siswa-siswi Sekolah Indonesia Kuala
Lumpur (SIKL) yang berjudul “Pemberdayaan Pembelajaran Surface Learning dalam
Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Kelas 1 SD di Sekolah Indonesia Kuala
Lumpur (SIKL)”.
Objek pengabdian ini adalah siswa-siswi kelas 1 SD Sekolah
Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) yang berjumlah 33 orang. Pengabdian ini diketuai
oleh Dr. Yoga Rifqi Azizan, M.Pd., yang ahli dalam bidang sastra modern, dan
beranggotakan Prof. Dr. Bambang Yulianto, M.Pd., Dr. Budinuryanta Yohanes, M.Pd.,
Dr. Yuniseffendri, M.Pd., dan juga Yermia Nugroho Agung Wibowo, M.Pd.
Kolaborasi yang luar biasa dari tim pengabdian ini berhasil membuat metode yang
diberdayakan yaitu Surface Learning dapat diterapkan dengan baik pada kegiatan
pembelajaran. Melalui bimbingan yang dilakukan langsung oleh ketua tim yaitu Dr.
Yoga Rifqi Azizan, M.Pd. membuat siswa-siswi sangat antusias untuk diajarkan
membaca dengan metode tersebut.
Jika dilihat dari tenaga pengajar atau guru dari
sekolah tersebut, respon yang mereka berikan sangat positif terhadap pengabdian yang
dilakukan. Hal ini karena, guru di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) sangat
terbantu untuk melakukan optimalisasi metode pembelajaran.
Kegiatan pengabdian ini berlangsung selama 4 hari. Sehari penuh dilangsungkan di
Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), dan pada hari selanjutnya digunakan untuk
kegiatan wisata edukasi yang berguna sebagai integrasi budaya antara Indonesia dan
Malaysia. Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan permasalahan mitra dapat
teratasi dengan baik.
Pengabdian ini merupakan langkah kecil namun bermakna
selamanya. Setelah kegiatan ini diharapkan UNESA bisa mengepakkan sayapnya
untuk terus memperluas kolaborasi baik dibidang penelitian dan pengabdian dengan
berbagai negara.

