Langsung ke konten
Jumat, 25 September 2026
Headline Self Awareness dalam Islam: Ketika Ilmu Menjadi Pembenaran Diri
Daerah

Maulidiyyah Amrullah, Mahasiswi PBA FITK UIN Maliki Malang Raih Juara 3 Qiraatus Syi’ir di Mahrojan Araby 2026

 

Foto: Maulidiyyah Amrullah

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Maulidiyyah Amrullah berhasil meraih Juara 3 Cabang Qiraatus Syi’ir (Pembacaan Puisi Arab) dalam ajang Mahrojan Araby 2026 yang diselenggarakan oleh Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Universitas Negeri Malang pada 5–8 Mei 2026.

Qiraatus Syi’ir merupakan salah satu cabang perlombaan yang menuntut kemampuan membaca puisi Arab dengan penghayatan, intonasi, dan ekspresi yang kuat. Dalam penampilannya, Maulidiyyah tampil memukau dengan pembacaan yang tenang, jelas, dan penuh makna sehingga mampu menarik perhatian dewan juri.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa bahasa Arab tidak hanya berkembang dalam ruang akademik, tetapi juga dapat diekspresikan melalui seni sastra yang sarat nilai dan keindahan. Melalui setiap bait puisi yang dilantunkan, Maulidiyyah berhasil menghadirkan pesan dan emosi yang mendalam kepada para pendengar.

Prestasi tersebut semakin menegaskan kualitas mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Malang dalam bidang bahasa, sastra, dan seni. Selain menjadi kebanggaan bagi program studi, capaian ini juga diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus mengasah kemampuan, berani tampil, dan mengukir prestasi di berbagai ajang kompetitif.

Dengan raihan Juara 3 ini, Maulidiyyah Amrullah turut menambah deretan prestasi gemilang Mahasiswa PBAUIN Malang di Mahrojan Araby 2026, sekaligus menunjukkan bahwa kecintaan terhadap bahasa Arab dapat diwujudkan melalui karya dan penampilan yang inspiratif.


Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.