Langsung ke konten
Kamis, 24 September 2026
Headline Self Awareness dalam Islam: Ketika Ilmu Menjadi Pembenaran Diri
Pendidikan

Integritas dan Martabat Guru di Tahun Politik

INTEGRITAS DAN MARTABAT GURU DI
TAHUN POLITIK

Pengajar Akidah Akhlak MTsN 2
Kota Malang
Oleh : Miftahul Khoiri

ARTIKEL | JATIMSATUNEWS.COM: Integritas dan martabat guru di
tahun politik menjadi yang sangat strategis. Disinilah uji kejujuran dan
prinsip-prinsip moral lainnya dalam sosok guru dipertaruhkan. Kepedulian kita
terhadap integritas guru apalagi di tahun politik menunjukkan kecintaan dan
dedikasi yang tinggi atas profesi ini. Bahkan ia menjadi mahkota dari guru yang
tidak ternilai harganya. Di tahun politik Ini suasana panas selalu memancar
karena semua orang menginginkan adanya sosok pemimpin baru yang bisa membawa
misi untuk kesejahteraan sosial. Apakah dunia guru kita juga terbawa arus oleh
hal itu? Tentu tidak ada yang memungkiri bahwa semua aspek harus mengikuti
suasana di tahun politik. Pertanyaannya bagaimana sosok guru yang bisa memberi
pencerahan dan mengayomi setiap orang di tahun politik yang terkenal panas? 

Apapun situasinya sosok seorang
guru merupakan profesi yang terhormat. Tidak boleh ada yang mencederai profesi
tersebut. Semua kehidupan termasuk di tahun politik ini harus dilandaskan pada
prinsip moral dan etika agar selalu berpijak pada hati nurani dan penalaran
sesuai dengan akal pikiran yang tercerahkan. Integritas yang merupakan tindakan
dan pemikiran terhormat dari seorang guru tidak hanya mengendap dalam karakter
pendidikan namun juga harus membumi dalam berbagai macam situasi termasuk
sosial politik. Itu artinya hadirnya tahun politik yang membawa perbedaan
pilihan harus disikapi dengan jiwa guru yang mengayomi. Sesama guru mungkin
akan berbeda pandangan dan pilihan dalam dunia politik sebagai jalan demokrasi,
namun atas dasar dan nama integritas semuanya harus bisa menjaga kehormatan
seorang guru yang tidak boleh terjebak dalam politik kotor. 

Bersikap ramah terhadap orang
yang berbeda pilihan politik, disamping memberikan rasa hormat juga menunjukkan
rasa mengayomi antar sesama. Meluangkan waktu untuk selalu berkomunikasi
terhadap setiap orang yang memiliki pilihan politik menandakan contoh seorang
guru yang berintegritas. Tuntutan profesinya tidak hanya sekedar mengajar di
ruang kelas, namun juga harus bisa menjadi agen yang membawa pengayoman kepada
masyarakat yang berbeda politik. Inilah contoh guru yang menjaga kehormatannya
sekaligus memiliki rasa respek yang tinggi terhadap semua orang tanpa
terkecuali. Guru yang demikianlah sebagai contoh yang melakukan pilihan-pilihan
kerja yang terbaik demi menjaga silaturahmi sekaligus memikirkan perasaan orang
lain agar tidak terluka karena pilihan politik. Oleh karena itu, guru di tahun
politik harus cerdas dalam memilah kata-kata serta membangun gagasan yang
edukatif dalam bidang politik sehingga sifat pengayoman dan penghargaan yang
tinggi terhadap kemanusiaan, akan selalu terpancar dalam dirinya.

Pembudayaan sikap integritas
dimulai dengan sikap jujur dalam menunaikan tugas. Selalu belajar dari
kesalahan masa lalu dan mengembangkan diri sebaik-baiknya di masa kini dan masa
depan. Pengembangan diri tidak hanya berkaitan dengan intelektualitas namun
juga berkaitan dengan penciptaan komunikasi yang difungsikan sebagai jembatan
memediasi orang-orang yang berbeda politik. Jangan sampai terjadi di masyarakat
adanya pembelahan karena perbedaan politik. Maka, peran guru disamping mengajar
di dalam kelas juga menjadi seorang yang menengahi dan menjembatani agar tidak
terjadi konflik atas adanya perbedaan politik. Guru yang demikianlah, selalu
mengedepankan komitmen terhadap persatuan dan kesatuan masyarakat. Harusnya
politik sebagai kendaraan untuk mempersatukan perbedaan serta memberikan jalan
untuk membangun sebuah visi besar dalam memajukan masyarakat.

Iklan

Guru harus bekerja keras untuk
membangun kesadaran kolektif serta mendidik masyarakat untuk selalu menggunakan
hati nurani dalam menentukan pilihan politik. Kesemuanya merupakan bentuk
tanggung jawab dan martabat seorang guru yang harus selalu disuarakan kepada
masyarakat. Sikap proaktif seperti ini yang akan bisa menjadi penyejuk di kala
iklim politik yang panas.

Setiap orang yang membutuhkan
pendidikan politik atas nama kemanusiaan, maka gurulah yang menjadi muara itu
semua. Guru membantu masyarakat dalam mengambil pilihan politik yang cerdas.
Sebab dengan cara demikianlah pilihan politik menjadi pesta demokrasi dalam
arti yang sesungguhnya bukan hanya sekedar prosedural kegiatan politik praktis
yang kehilangan makna hakikatnya. Kesabaran dan kehangatan komunikasi seorang guru
yang akan mendorong itu semua sebagai bentuk penataan masyarakat menuju suatu
komunitas yang berintegritas. Sikap tenang dan sabar menjadi sesuatu yang terus
melekat dalam diri guru di tahun politik ini. Tidak mudah untuk menerapkannya
namun juga ada optimisme dan keyakinan untuk bisa mempraktekkannya di ruang
ruang sosial masyarakat.

Sikap dan perilaku yang baik
dalam guru harus bisa dirasakan oleh orang lain. Hal itu bukan rahasia yang
harus disimpan melainkan warisan yang harus selalu dipelajari dan dipraktekkan
dari generasi ke generasi. Tindak lanjut dari itu semua adalah menjaga guru
agar tetap pada relnya. Menjaga guru agar selalu menjadi manusia yang dengan
nasehatnasihatnya bisa mencegah terjadinya pertumpahan darah di tahun politik.
Dengan berbagai arahannya mampu mendewasakan masyarakat untuk menikmati proses
demokrasi sebagai bagian dari menjadi manusia yang unggul dan beradab.

Integritas dan martabat guru
harus menjadi kode etik dan bagian yang tidak tergantikan dari profesionalitas
seorang guru. Ini menjadi misi yang penting dan fundamental bagi guru untuk
mencerdaskan semua masyarakat serta mampu membawa masyarakat menuju bangsa
besar yang berhadapan secara intelektual dan moral. Walhasil, guru harus bisa
menjadi contoh atau teladan positif bagi orang di sekelilingnya. Hal itu
berangkat bukan dari keterpaksaan namun dari panggilan hati nurani seorang guru
yang siap kapan pun memberikan hal-hal yang edukatif dan inspiratif dari
dirinya kepada setiap orang.

Baca juga: Kumpulan Artikel

Komentar Pembaca

Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.