Langsung ke konten
Jumat, 25 September 2026
Headline Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Nasional

Riset Kolaboratif UIN Malang Lolos MORA The AIR Fund 2025, Kembangkan Sistem Informasi Spasial Edukatif Berbasis Nilai Islam

 

Foto: Dokumentasi para peneliti

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Tim peneliti dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil meraih pendanaan internasional melalui program MORA The AIR Fund 2026 untuk penelitian bertajuk “Pengembangan Sistem Informasi Spasial Edukatif untuk Tata Kelola dan Pembelajaran Berbasis Lahan di Lembaga Pendidikan Islam; Integrasi Nilai Islam dan Strategi Adaptif Indonesia–Belanda.”

Penelitian ini menjadi salah satu bentuk penguatan kolaborasi akademik internasional antara Indonesia dan Belanda dalam pengembangan tata kelola lingkungan berbasis pendidikan Islam. Tim peneliti terdiri atas Dr. Devi Pramitha, M.Pd., Dr. Jamilah, M.A., dan Faridatun Nikmah, M.Pd.. Penelitian ini juga melibatkan kolaborasi dengan Dr. Farah Nuril Izza, Lc., M.A. dari UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto serta Dr. Ary Samsura dari Radboud University, Belanda.

Riset ini berfokus pada pengembangan sistem informasi spasial edukatif yang dapat mendukung tata kelola dan pembelajaran berbasis lahan di lembaga pendidikan Islam. Penelitian tersebut menggali bagaimana pengelolaan lahan dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan menempatkan manusia sebagai khalifah fil ardh yang memiliki tanggung jawab menjaga dan memakmurkan bumi.

Selain itu, penelitian juga menyoroti pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dalam pengelolaan lingkungan, seperti prinsip amanah, keberlanjutan, dan upaya mencegah kerusakan lingkungan (fasad). Pendekatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran ekologis di lingkungan pendidikan Islam melalui pemanfaatan sistem informasi spasial yang edukatif dan adaptif.

Penggalian data tahap pertama telah dilaksanakan pada 30 April 2026 di sejumlah lembaga pendidikan Islam di wilayah Jawa Tengah, di antaranya Universitas Sains Al-Qur’an, Pondok Pesantren Ar Ridwan, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, serta Pondok Pesantren Darussalam.

Selanjutnya, pada 7 Mei 2026, tim peneliti melanjutkan kegiatan penggalian data di wilayah Jawa Timur dengan mengunjungi Universitas Islam Zainul Hasan Genggong dan UIN Sunan Ampel Surabaya.

Foto: Suasana diskusi

Melalui penelitian ini, tim berharap dapat menghasilkan model tata kelola lahan berbasis sistem informasi spasial yang mampu diterapkan di lembaga pendidikan Islam sebagai media pembelajaran, penguatan kesadaran lingkungan, serta pengembangan strategi adaptif terhadap tantangan ekologis global.

Kolaborasi Indonesia–Belanda tersebut juga diharapkan memperkuat kontribusi perguruan tinggi Islam Indonesia dalam pengembangan kajian lingkungan berbasis nilai-nilai keislaman di tingkat internasional.
Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.