NGAWI | JATIMSATUNEWS.COM: NU Care LAZISNU PCNU dan UPZIS NU Ngawi berkolaborasi dengan PAC Fatayat NU Kecamatan Ngawi menjawab keresahan masyarakat terdampak musim kemarau.
Mereka menanggapinya dengan aksi sosial penyaluran air bersih di beberapa wilayah yang mengalami krisis air di Kabupaten Ngawi.
Dalam aksi kemanusiaan bersinergi ini, total sebanyak 36.000 liter air bersih telah disalurkan selama 2 hari (20–21 Oktober 2026).
Penyaluran dilaksanakan secara bertahap guna membantu memenuhi kebutuhan mendasar warga.
Baca juga: Distribusikan 210 Galon Air Minum, LAZISNU dan UPZIS Kasreman Gelar Tasyaruf Tahap II
Sorotan
Kabupaten Ngawi Terdampak Kemarau Panjang
Respons NU Care LAZISNU PCNU, UPZIS Ngawi, dan Fatayat NU Kecamatan Ngawi

Ketua UPZIS Ngawi, Warsimin menyampaikan bahwa aksi tanggap darurat ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen kepedulian sosial NU di tengah kondisi masyarakat yang mengalami krisis air saat musim kemarau.
“Hari ini kami dari UPZIS Ngawi bersinergi dengan PAC Fatayat NU Ngawi kembali mendistribusikan 27.000 liter air bersih ke tiga titik lokasi, yaitu Dusun Ngandong, Desa Banyuurip, dan Dusun Plelen,” ujar Warsimin.
“Jika ditotal dengan penyaluran kemarin, dalam dua hari ini kami sudah menyalurkan sebanyak 36.000 liter air bersih,” imbuhnya.
Tiga Tangki Air Disambut Warga
Penyaluran air bersih ini memberdayakan 3 armada tangki air yang diberangkatkan mulai pukul 12.00 WIB menyisir lokasi-lokasi permukiman warga yang terdampak cukup parah.
Kedatangan armada tangki air bersih NU Care LAZISNU dan Fatayat NU ini disambut antusias oleh warga setempat.
Dengan membawa berbagai wadah seperti ember, jeriken, dan gentong, warga mengantre dengan tertib untuk mendapatkan pasokan air bagi kebutuhan sehari-hari.
Partisipasi Anggota DPRD Kabupaten Ngawi
Nuri Karimatunnisa Ikut Salurkan Air Bersih

Menariknya, ada salah satu anggota DPRD Kabupaten Ngawi, yang turut hadir dalam penyaluran bantuan ini.
“Bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian nyata untuk membantu warga yang sedang mengalami krisis air akibat musim kemarau,” ujar Anggota DPRD Kabupaten Ngawi, Nuri Karimatunnisa.
“Kami di DPRD tentu mendukung penuh upaya pentasyarufan ini agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi,” lanjutnya.
Komitmen Jamiah NU
Petakan Daerah Rawan Kekeringan
Sinergi antara NU Care-LAZISNU PCNU Ngawi, UPZIS Ngawi, dan PAC Fatayat NU Ngawi ini menegaskan komitmen jamiah Nahdlatul Ulama.
Mereka berusaha untuk selalu hadir di tengah masyarakat (khidmah lil ummah), khususnya dalam kondisi darurat kemanusiaan.
Ke depan, NU Care-LAZISNU PCNU Ngawi dan jejaring UPZIS di tingkat kecamatan akan terus memetakan daerah-daerah rawan kekeringan lainnya di Kabupaten Ngawi guna menyalurkan bantuan lanjutan secara berkelanjutan.(QONY)


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.