RUSIA | JATIMSATUNEWS.COM: Prestasi membanggakan kembali ditorehkan di kancah global oleh mahasiswa Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) Universitas Brawijaya (UB). Mereka sukses memboyong dua medali sekaligus pada ajang bergengsi 3rd International Student and Young Scientist Project Competition bertajuk “SMART CITY 2030: Sustainable Urban Development Management in BRICS Countries” yang diselenggarakan di Moskow, Rusia.
Kompetisi internasional tersebut diikuti oleh sebanyak 391 tim peserta dari berbagai negara, termasuk dari negara-negara anggota BRICS serta mitra internasional lainnya. Ajang ini menjadi wadah strategis bagi para ilmuwan muda dan mahasiswa untuk mempresentasikan beragam gagasan cerdas dalam mendukung pembangunan perkotaan yang berkelanjutan
Inovasi LAND-FORECAST Sabet Emas dan Perak Sekaligus
Delegasi mahasiswa UB yang diketuai oleh Soffi Septia Ramadhaniati dengan beranggotakan Nisrina Alhumairoh, Anjar Maulana Afriansah, serta Muharrom Haidar Rabbani Kusuma tampil gemilang di hadapan dewan juri. Melalui satu karya inovasi yang sama, tim ini berhasil mengamankan Juara 1 (Gold Medal) pada kategori Smart city technologies and services serta menyabet Juara 2 (Silver Medal) pada kategori Safe and comfortable urban environment.
Karya inovasi yang diusung mahasiswa FTAB UB tersebut berupa platform WebGIS berbasis prediksi bernama “LAND-FORECAST”. Platform ini dirancang secara khusus untuk memetakan area serta besaran alih fungsi lahan secara prediktif berdasarkan proyeksi pertumbuhan penduduk dan sektor pertanian di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Sistem canggih ini diharapkan mampu membantu pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan tata ruang yang lebih terarah, akurat, dan berkelanjutan.
Ketua tim, Soffi Septia Ramadhaniati, mengungkapkan bahwa gagasan inovatif tersebut bermula dari keprihatinan mendalam melihat tingginya laju alih fungsi lahan pertanian produktif di Kabupaten Pasuruan. Ia menyatakan bahwa pihaknya ingin menghadirkan sebuah sistem peringatan dini atau early warning system bagi pemerintah daerah agar proses pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan sektor ketahanan pangan. Soffi juga menambahkan bahwa platform buatannya memadukan data kependudukan, proyeksi pertanian, serta citra satelit guna menghasilkan analisis spasial yang komprehensif bagi para pengambil kebijakan.
Apresiasi Dekan dan Motivasi Global
Keberhasilan luar biasa ini turut mengundang apresiasi tinggi dari jajaran pimpinan fakultas. Dekan FTAB UB menyampaikan rasa bangganya atas capaian gemilang para mahasiswanya yang mampu membuktikan daya saing global serta melahirkan solusi nyata bagi persoalan daerah. Menurutnya, prestasi tersebut sangat sejalan dengan visi FTAB untuk terus mendorong budaya riset yang berdampak luas bagi masyarakat.
Capaian membanggakan di Moskow ini diharapkan tidak hanya memperkuat kontribusi mahasiswa Indonesia dalam transformasi kota cerdas yang ramah lingkungan, tetapi juga menjadi pelecut semangat bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan mengharumkan nama almamater di kancah internasional.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.