Langsung ke konten
Sabtu, 17 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Berita

Pemkab Sidoarjo Benahi Fasilitas Liponsos, Siapkan Pemberdayaan bagi Warga Binaan yang Pulih

JATIMSATUNEWS.COM, SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo segera membenahi sejumlah fasilitas di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Sidoarjo. Selain meningkatkan kelayakan sarana dan prasarana, Pemkab juga menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah pulih agar dapat kembali beradaptasi dan berinteraksi dengan masyarakat.

Rencana tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo Subandi saat meninjau Liponsos Sidoarjo bersama Kepala Dinas Sosial Sidoarjo, R. Mharta Wara Kusuma, Jumat (16/10/2026).

Subandi mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen memberikan pendampingan kepada warga binaan yang telah dinyatakan pulih. Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu mereka kembali menjalani kehidupan sosial secara mandiri, termasuk melalui kesempatan bekerja sesuai kemampuan masing-masing.

“Warga binaan yang sudah sembuh perlu perhatian agar bisa kembali beradaptasi dengan lingkungan luar. Kemampuan komunikasi dan interaksi sosial mereka harus dipulihkan,” ujar Subandi.

Sebagai salah satu bentuk pemberdayaan, Pemkab Sidoarjo berencana membuka peluang kerja bagi warga binaan melalui tenaga alih daya (outsourcing) di sejumlah Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) milik pemerintah daerah.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang Sidoarjo diminta memetakan kebutuhan tenaga kerja di setiap lokasi Rusunawa. Warga binaan yang dinilai siap bekerja akan menjalani masa percobaan terlebih dahulu sebelum mendapatkan penempatan.

Dalam peninjauan tersebut, Subandi juga mendapati sejumlah fasilitas Liponsos yang perlu segera diperbaiki, terutama tempat tidur dan toilet. Sebagian warga binaan diketahui belum memiliki kasur yang memadai untuk menunjang kenyamanan selama menjalani pembinaan.

Iklan

Pemkab Sidoarjo pun mengalokasikan anggaran untuk pengadaan kasur baru bagi seluruh penghuni Liponsos. Harga kasur diperkirakan mencapai Rp900.000 per unit.

Selain pengadaan kasur, fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) juga akan direnovasi secara menyeluruh. Perbaikan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kebersihan lingkungan sekaligus menjaga kesehatan para penghuni.

Berdasarkan data Unit Pelaksana Teknis Perlindungan dan Pelayanan Rehabilitasi Sosial (UPT PP-Rehsos) Dinas Sosial Sidoarjo, Liponsos saat ini menampung 130 warga binaan, terdiri atas 79 laki-laki dan 51 perempuan.

Mereka berasal dari berbagai kelompok rentan, meliputi gelandangan dan pengemis (gepeng), anak jalanan, lanjut usia (lansia) terlantar, serta orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Dari total penghuni tersebut, sebanyak 10 orang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, sedangkan sembilan orang lainnya dirawat di RS Anwar Medika.

Melalui pembenahan fasilitas dan program pemberdayaan, Pemkab Sidoarjo berharap Liponsos tidak hanya menjadi tempat perlindungan dan rehabilitasi sosial, tetapi juga mampu mendukung proses pemulihan serta mempersiapkan warga binaan untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.