Langsung ke konten
Selasa, 13 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Prodi PAI UIN Malang Bekali Mahasiswa Bangun Relasi Sehat dan Cegah Kekerasan di Kampus

Prodi PAI FTIK UIN Malang helat kuliah tamu bertema “Membangun Relasi Positif, Menjadi Mahasiswa Tangguh”

Penyerahan cinderamata oleh Dekan FTIK UIN Malang

Penyerahan cinderamata oleh Dekan FTIK UIN Malang (Foto: Humas FTIK UIN Malang)

Prodi PAI FTIK UIN Malang helat kuliah tamu bertema “Membangun Relasi Positif, Menjadi Mahasiswa Tangguh”

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar kuliah tamu bertema “Membangun Relasi Positif, Menjadi Mahasiswa Tangguh”, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini mengangkat pentingnya kesadaran membangun hubungan sosial yang sehat, menghormati batasan pribadi, serta mencegah kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.

Kuliah tamu tersebut menghadirkan Dr. Erfan Mu’tashim Billah, M.HI., sebagai narasumber dan Faridatun Nikmah, M.Pd., sebagai moderator. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kuliah tamu bertajuk “Merdeka Belajar, Merdeka Berpikir: Menjaga Kesehatan Mental dan Identitas Muslim Gen Z di Tengah Gempuran Tren Sosial”.

Baca juga: Tumbuhkan Jiwa Wirausaha dan Ketangguhan Mahasiswa, Laboratorium Kewirausahaan FITK UIN Malang Gelar Bazar 2026

Baca juga: Mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur Tingkatkan Kesadaran Siswa SD Melalui Sosialisasi Anti-Bullying dan Pencegahan Kekerasan Seksual

Iklan

Dalam pembahasannya, isu relasi positif dikaitkan dengan kemampuan mahasiswa mengenali batasan diri, memahami prinsip persetujuan (consent), menghormati hak orang lain, serta membangun komunikasi yang sehat. Pemahaman tersebut penting agar mahasiswa mampu mengenali perilaku yang melanggar batas dan memahami hak setiap individu untuk memperoleh rasa aman dan perlindungan dari kekerasan.

Penyampaian materi oleh narasumber
Penyampaian materi oleh narasumber

Pencegahan kekerasan di lingkungan kampus tidak hanya bergantung pada kemampuan individu menjaga diri, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan tanggung jawab bersama. Budaya saling menghargai, keberanian menetapkan batasan, serta kesediaan bertindak ketika menemukan indikasi kekerasan menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan akademik yang aman.

Bagi mahasiswa PAI, pembahasan ini juga berkaitan dengan penguatan karakter dan pengamalan nilai-nilai keislaman. Penghormatan terhadap martabat manusia, empati, tanggung jawab moral, dan etika dalam berinteraksi merupakan nilai yang perlu diterapkan dalam kehidupan akademik maupun sosial.

Sebagai calon pendidik, mahasiswa PAI juga perlu memiliki pemahaman mengenai pentingnya menciptakan lingkungan pembelajaran yang aman dan inklusif. Ketangguhan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghadapi tekanan akademik, tetapi juga kecakapan mengenali situasi berisiko, menghormati hak sesama, dan mencari bantuan melalui jalur yang tepat ketika menghadapi atau menyaksikan kekerasan.

Melalui kuliah tamu ini, Prodi PAI FTIK UIN Malang memberikan ruang edukasi bagi mahasiswa untuk memperluas pemahaman tentang relasi sosial yang sehat dan tanggung jawab dalam mencegah kekerasan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan pendidikan karakter agar mahasiswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga mampu membangun interaksi sosial yang aman, sehat, dan bermartabat.

Sumber: ftik.uin-malang.ac.id

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.