JAKARTA | JATIMSATUNEWS.COM : Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), yang diketuai oleh Dr. Rizki Taufik Rakhman, S.Sn., M.Si., melaksanakan program bertajuk “Penguatan Kreativitas melalui Literasi Visual Anak Usia Sekolah melalui Kegiatan Kreatif Berbasis Seni di RPTRA Kebon Sirih Jakarta.” Tim pengabdian juga beranggotakan Leny Suryani, S.Pd., M.Sn., Agam Akbar Pahala, S.Pd., M.Sn., serta melibatkan mahasiswa sebagai pendamping kegiatan.
Program ini bertujuan meningkatkan kreativitas, kemampuan literasi visual, dan kepercayaan diri anak usia sekolah melalui berbagai kegiatan seni yang edukatif, partisipatif, dan menyenangkan. Kegiatan dilaksanakan di RPTRA Kebon Sirih sebagai ruang publik ramah anak yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi ruang belajar nonformal berbasis seni.
Pelaksanaan kegiatan dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya program edukatif berbasis seni di RPTRA. Selama ini, RPTRA lebih banyak dimanfaatkan sebagai ruang bermain dan aktivitas insidental, sementara kegiatan yang secara khusus mendorong kreativitas dan literasi visual anak belum berjalan secara optimal. Kondisi tersebut mendorong tim pengabdian UNJ menghadirkan program yang mampu menjadikan anak tidak hanya sebagai konsumen visual, tetapi juga sebagai individu yang mampu memahami, menginterpretasikan, dan mengekspresikan gagasan melalui karya seni.
Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan experiential learning, sehingga peserta belajar melalui pengalaman langsung (learning by doing). Anak-anak mengikuti berbagai workshop kreatif yang disesuaikan dengan kelompok usia, mulai dari pembuatan pembatas buku dan mask painting bagi siswa Sekolah Dasar hingga pembuatan macrame phone strap dan bunga dari kawat bulu bagi siswa Sekolah Menengah Pertama. Selain menghasilkan karya seni, peserta juga diajak mengapresiasi dan merefleksikan hasil karyanya sebagai bagian dari penguatan literasi visual.

Gambar: Kegiatan Mask Painting bagi siswa Sekolah Dasar

Gambar: Kegiatan Membuat Bunga dari Kawat Bulu bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama
Sebagai bentuk keberlanjutan program, tim pengabdian turut menyusun modul kegiatan kreatif berbasis seni yang dapat dimanfaatkan oleh pengelola RPTRA sebagai panduan pelaksanaan kegiatan edukatif secara mandiri. Dengan demikian, RPTRA diharapkan mampu berkembang menjadi ruang belajar alternatif yang kreatif, inklusif, dan berkelanjutan bagi anak-anak maupun masyarakat sekitar.
Ketua Tim Pengabdian, Dr. Rizki Taufik Rakhman, S.Sn., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan nonformal melalui pendekatan seni.
“Melalui kegiatan kreatif berbasis seni, anak-anak tidak hanya belajar menghasilkan karya, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kreatif, berkomunikasi secara visual, dan membangun rasa percaya diri. Kami berharap program ini dapat menjadi model pengembangan kegiatan edukatif yang berkelanjutan di RPTRA,” ujarnya.
Melalui program ini, Universitas Negeri Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat yang berdampak langsung. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, dengan memperluas akses anak terhadap pembelajaran kreatif di ruang publik.



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.