Langsung ke konten
Kamis, 5 November 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Temui Sejumlah Duta Besar Negara Sahabat, UIN Maliki Malang Perluas Diplomasi Pendidikan ke Timur Tengah

Upaya tersebut dilakukan Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, M.A

Dokumentasi Wakil Rektor IV UIN Malang bersama Duta Besar Timur Tengah

Dokumentasi Wakil Rektor IV UIN Malang bersama Duta Besar Timur Tengah (Foto: Istimewa)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memperluas jejaring diplomasi pendidikan dengan sejumlah negara sahabat, khususnya kawasan Timur Tengah dan dunia Islam. Langkah ini dilakukan untuk membuka peluang kolaborasi akademik, pertukaran mahasiswa dan dosen, hingga pengembangan riset internasional.

Upaya tersebut dilakukan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UIN Maliki Malang, Prof. Dr. M. Abdul Hamid, M.A., saat menghadiri peringatan 72 tahun Revolusi Pembebasan Aljazair atau Commemoration of the 72nd Anniversary of the Glorious Revolution of 1 November 1954, Rabu (4/11/2026), di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

Dalam forum yang digelar atas undangan Duta Besar Republik Demokratik Rakyat Aljazair untuk Indonesia tersebut, Prof. Hamid memanfaatkan momentum diplomatik untuk memperkenalkan UIN Maliki Malang kepada sejumlah perwakilan negara sahabat. Ia berkesempatan berbincang dengan Duta Besar Kuwait, Arab Saudi, Yaman, Sudan, dan Afghanistan, serta beberapa perwakilan diplomatik negara lainnya.

Baca juga: Memajukan UIN Maliki dari Ruang Akademik: Inovasi Pendidikan Doktor, Penguatan Kepakaran, dan Pengembangan Ekosistem Keilmuan Islam Nusantara

Baca juga: UIN Maliki Malang Perkuat Kolaborasi Nasional, Jajaki Kerja Sama Akademik dan Pengembangan Studi Al-Qur’an

Pertemuan tersebut menjadi pintu masuk untuk menjajaki peluang kerja sama pendidikan tinggi, terutama dengan negara-negara Timur Tengah. Sejumlah agenda yang berpotensi dikembangkan meliputi pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, publikasi ilmiah internasional, hingga peningkatan jumlah mahasiswa asing yang memilih UIN Maliki Malang sebagai tujuan studi.

Iklan

Prof. Hamid menegaskan, internasionalisasi perguruan tinggi tidak cukup hanya mengandalkan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Diperlukan diplomasi aktif, komunikasi berkelanjutan, serta kepercayaan antarlembaga agar jejaring yang dibangun menghasilkan kerja sama konkret.

“UIN Maliki Malang memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu tujuan pendidikan tinggi bagi mahasiswa internasional, khususnya dari negara-negara Timur Tengah dan dunia Islam. Karena itu, jejaring diplomatik perlu kita manfaatkan sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan program akademik, keunggulan institusi, serta berbagai peluang studi yang tersedia di kampus kita,” ungkapnya.

Menurut Prof. Hamid, salah satu keunggulan yang dapat ditawarkan UIN Maliki Malang adalah karakter pendidikannya yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, dan pembentukan karakter melalui tradisi akademik serta kehidupan ma’had.

Selain mobilitas mahasiswa internasional, jejaring tersebut juga diarahkan untuk menjajaki program gelar bersama (joint degree), gelar ganda (double degree), pertukaran akademisi, kolaborasi riset, serta pengembangan pusat kajian keislaman.

Penguatan hubungan diplomatik ini menjadi bagian dari strategi UIN Maliki Malang dalam meningkatkan reputasi akademik di tingkat global. Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia dinilai memiliki potensi untuk menjadi tujuan pendidikan tinggi bagi masyarakat internasional, terlebih dengan karakter pendidikan Islam yang dikembangkan kampus tersebut.

Melalui diplomasi pendidikan yang lebih aktif, UIN Maliki Malang berupaya mengubah perjumpaan dengan para diplomat menjadi jejaring kemitraan yang produktif. Targetnya, hubungan internasional tidak berhenti pada komunikasi dan kesepakatan formal, tetapi berlanjut pada program akademik yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan institusi.

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.