MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Tokoh koperasi wanita Jawa Timur sekaligus politisi senior, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.A.P., menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas dilantiknya mantan Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo, S.H., M.Hum. atau yang akrab disapa Pakde Karwo, sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Menurut Sri Untari, kepercayaan yang kembali diberikan kepada Pakde Karwo di tingkat nasional menjadi bukti bahwa pengalaman, gagasan, serta kapasitasnya masih dibutuhkan dalam perjalanan bangsa.
“Amanah ini menjadi bukti nyata bahwa Pakde Karwo adalah sosok pemimpin lintas generasi yang gagasan dan kepiawaiannya senantiasa dibutuhkan bangsa di setiap era kepemimpinan nasional, termasuk di bawah Presiden Terpilih Bapak Prabowo Subianto,” ujar Sri Untari.
Baca juga: Kuatkan Tata Kelola Koperasi SBW Malang, Sri Untari Bisowarno Edukasi Anggota Tertib Pajak
Bagi Ketua Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Malang tersebut, perjalanan panjang Pakde Karwo selama memimpin Jawa Timur meninggalkan sejumlah jejak penting, khususnya dalam penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan perempuan.
Sri Untari secara khusus mengenang perhatian Pakde Karwo terhadap pengembangan koperasi wanita di Jawa Timur. Semasa menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur, Pakde Karwo mereplikasi model pemberdayaan Koperasi Wanita yang dikembangkan Koperasi SBW Malang ke ribuan desa dan kelurahan di berbagai wilayah Jawa Timur.
Langkah tersebut, menurut Sri Untari, tidak sekadar mendorong pertumbuhan koperasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi perempuan sekaligus memutus ketergantungan masyarakat terhadap praktik pinjaman dari lintah darat atau yang dikenal masyarakat dengan istilah bank thithil.
“Sekitar 60 hingga 70 persen Kopwan tersebut hingga hari ini masih bertahan, aktif, dan menjadi sandaran ekonomi keluarga bagi ibu-ibu di pelosok desa. Tanpa sentuhan tangan dingin dan komitmen beliau kala itu, gerakan koperasi wanita tidak akan mampu mengakar dan menyebar seluas ini di Jawa Timur,” tuturnya.
Sri Untari menilai keberlanjutan sebagian besar koperasi wanita tersebut menunjukkan bahwa kebijakan pemberdayaan ekonomi yang dibangun pada masa kepemimpinan Pakde Karwo memiliki dampak jangka panjang.
Koperasi wanita tidak hanya ditempatkan sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga menjadi ruang bagi perempuan untuk meningkatkan kapasitas, mengelola usaha, membangun kemandirian finansial, serta ikut menopang perekonomian keluarga.
Selain keberpihakan terhadap ekonomi kerakyatan, Sri Untari yang juga berkiprah di DPRD Jawa Timur mengenang Pakde Karwo sebagai sosok pemimpin yang piawai membangun komunikasi dan sinergi lintas sektor.
Menurutnya, kemampuan merajut hubungan antara berbagai pemangku kepentingan menjadi salah satu kekuatan Pakde Karwo selama menjalankan pemerintahan.
“Beliau sangat piawai merajut sinergi antarpemangku kepentingan, baik jajaran birokrasi, partai politik, hingga kemitraan yang setara dan saling menghormati antara eksekutif dan legislatif,” ungkap Sri Untari.
Ia berharap pengalaman Pakde Karwo selama memimpin Jawa Timur dan kiprahnya dalam berbagai bidang dapat menjadi bekal penting dalam menjalankan amanah sebagai anggota Wantimpres.
Bagi Sri Untari, masuknya Pakde Karwo dalam jajaran Wantimpres juga menjadi momentum untuk kembali memberikan kontribusi pemikiran bagi pembangunan nasional.
Ia menyampaikan apresiasi atas seluruh dedikasi dan pengabdian Pakde Karwo selama menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Jawa Timur.
“Matur nuwun sanget atas dedikasi dan pengabdian Pakde Karwo bagi masyarakat serta kaum perempuan Jawa Timur. Selamat bertugas kembali untuk Ibu Pertiwi, semoga senantiasa diberikan kelancaran, kesehatan, dan berkah dalam mengemban amanah di tingkat nasional,” pungkasnya.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.