SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Suasana hangat dan penuh keakraban tampak menyelimuti pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Alumni (IKA) UPN Veteran Indonesia yang dilangsungkan di The Trans Luxury Hotel, Surabaya. Acara strategis ini menjadi ruang penting bagi para alumni untuk memperkuat kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan bangsa menuju visi besar Indonesia Emas 2045.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, hadir dan menyampaikan pandangan mendalamnya mengenai urgensi kesinambungan kepemimpinan daerah serta peran strategis generasi muda. Senator yang akrab disapa Ning Lia ini mengawali sambutannya dengan membawakan sebuah pantun khusus yang ditujukan langsung kepada Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, sebagai bentuk apresiasi atas kiprah kepemimpinannya.
Menjaga Kesinambungan Pembangunan Jawa Timur
Lebih lanjut, Ning Lia mengaitkan momentum khidmat Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dengan arah kebijakan pembangunan berkelanjutan yang selama ini digagas oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Ia turut mengingatkan kembali pesan penting yang pernah disampaikan oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, terkait karakteristik kepemimpinan eksekutif di daerah.

Menurut Ning Lia, Mentan Andi Amran Sulaiman menilai bahwa seorang gubernur ke depan harus memiliki kelincahan manajerial dan kepemimpinan yang progresif, sebagaimana yang telah ditunjukkan oleh sosok Gubernur Khofifah dalam memajukan daerah. Berdasarkan pandangan tersebut, ia menegaskan bahwa keberlanjutan roda pemerintahan di Jawa Timur harus tetap dipegang oleh figur yang benar-benar memahami substansi dan rekam jejak pembangunan.
“Bagaimana pada momen hari jadi Jawa Timur yang ke-81, Ibu Gubernur Khofifah menyampaikan Jatim unggul, maju, dan berkelanjutan. Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa ke depan gubernur harus memiliki kelincahan seperti Ibu Gubernur, dan kita bicara bagaimana agar Jawa Timur ke depan tidak lepas dari sosok yang sangat memahami kerjaan tersebut, amin,” ujar Ning Lia saat memberikan pandangannya.
Peran Strategis UPN Veteran dan Ekonomi Berbasis Pengetahuan
Selain menyoroti arah kepemimpinan daerah, Ning Lia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap eksistensi UPN Veteran sebagai Kampus Bela Negara. Ia menilai institusi pendidikan tinggi tersebut memiliki keunggulan komparatif dalam merajut keberagaman latar belakang mahasiswa menjadi sebuah kekuatan moral yang solid untuk persatuan bangsa. Ia berharap para alumni mampu mengedepankan prinsip meritokrasi serta membawa integritas tinggi di tengah masyarakat.
Sementara itu, dalam forum yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, memaparkan pentingnya akselerasi transformasi ekonomi daerah melalui pendekatan penguasaan ilmu pengetahuan. Ia menekankan bahwa tantangan zaman saat ini hanya dapat dijawab secara taktis melalui penguatan sektor ekonomi berbasis pengetahuan atau knowledge-based economy.
Munas IKA UPN Veteran Indonesia ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPR RI Reni Astuti, Rektor UPN Veteran Jawa Timur Prof. Akhmad Fauzi, Wakil Rektor III Prof. Lukman Arif, serta KH. Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans. Melalui perhelatan musyawarah nasional ini, RM Bramastyo Kusumonegoro akhirnya resmi diamanahi sebagai Ketua IKA UPN Veteran Indonesia periode 2026–2031 melalui mekanisme pergiliran kepemimpinan antar-daerah. (Ans)


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.