Langsung ke konten
Kamis, 24 September 2026
Headline Self Awareness dalam Islam: Ketika Ilmu Menjadi Pembenaran Diri
Daerah

UIN Maliki Malang Perkuat Diplomasi Akademik Indonesia–Arab Saudi di National Day Saudi

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) memperkuat jejaring diplomasi akademik Indonesia–Arab Saudi melalui kehadiran Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. H.M. Abdul Hamid, MA, dalam peringatan National Day Kerajaan Arab Saudi di Jakarta.

Kehadiran tersebut menjadi momentum bagi UIN Maliki Malang untuk membuka dan memperluas konektivitas dengan berbagai pemangku kepentingan, khususnya dalam pengembangan kerja sama pendidikan tinggi, riset, inovasi, pengembangan sumber daya manusia, serta pertukaran akademik antara Indonesia dan Arab Saudi.

Peringatan National Day yang berlangsung di The Raffles Hotel Jakarta itu mempertemukan unsur diplomatik, pemerintahan, dunia usaha, akademisi, dan berbagai mitra strategis. Bagi perguruan tinggi, forum tersebut tidak hanya menjadi agenda kenegaraan, tetapi juga ruang membangun jejaring yang dapat dikembangkan menuju kerja sama kelembagaan yang lebih konkret.

Prof. Abdul Hamid menilai hubungan Indonesia dan Arab Saudi memiliki modal historis dan kultural yang kuat. Modal tersebut, menurutnya, perlu ditransformasikan ke dalam bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.

“Hubungan Indonesia dan Arab Saudi memiliki modal sejarah dan kebudayaan yang sangat kuat. Tantangan ke depan adalah bagaimana modal tersebut kita transformasikan menjadi kerja sama akademik, riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia yang memberikan manfaat nyata bagi kedua bangsa,” ujar Prof. Abdul Hamid.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam memperkuat hubungan antarbangsa. Jika diplomasi negara membangun hubungan pada level pemerintahan, diplomasi akademik dapat memperkuatnya melalui ilmu pengetahuan, riset, pertukaran intelektual, dan mobilitas sivitas akademika.

Hal tersebut menjadi semakin penting di tengah perubahan ekosistem pendidikan tinggi global. Perguruan tinggi dituntut tidak hanya meningkatkan mutu internal, tetapi juga membangun keterhubungan dengan jejaring pengetahuan internasional melalui kolaborasi riset, publikasi bersama, pertukaran mahasiswa dan dosen, joint program, hingga berbagai bentuk kemitraan akademik lintas negara.

Dalam konteks itu, Arab Saudi menjadi salah satu mitra potensial bagi pengembangan internasionalisasi perguruan tinggi Islam Indonesia. Transformasi Arab Saudi di bidang pendidikan, teknologi, ekonomi, dan pengembangan sumber daya manusia membuka ruang bagi penguatan kolaborasi akademik yang lebih luas.

Iklan

UIN Maliki Malang sendiri memiliki karakter strategis dalam membangun jembatan antara tradisi keilmuan Islam dan perkembangan ilmu pengetahuan modern. Sebagai perguruan tinggi Islam yang mengembangkan integrasi ilmu agama dan ilmu pengetahuan, UIN Maliki Malang memiliki ruang kontribusi dalam agenda global melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Karena itu, Prof. Abdul Hamid menekankan bahwa internasionalisasi perguruan tinggi tidak semestinya berhenti pada penandatanganan kerja sama atau agenda seremonial.

“Internasionalisasi bukan hanya tentang seberapa banyak kerja sama yang kita tandatangani, tetapi seberapa banyak pengetahuan, inovasi, dan manfaat yang lahir dari kerja sama tersebut. Karena itu, partnership harus bergerak dari seremoni menuju kolaborasi yang terukur dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembangunan jejaring dalam forum internasional juga penting sebagai tahap awal untuk menemukan mitra yang memiliki visi dan kepentingan akademik yang sejalan. Interaksi antarpemangku kepentingan dapat menjadi pintu masuk bagi terbentuknya kerja sama kelembagaan yang lebih konkret.

Ke depan, hubungan akademik Indonesia–Arab Saudi dapat diarahkan pada pengembangan partnership for knowledge and humanity. Kolaborasi tersebut dapat mencakup isu-isu strategis seperti transformasi digital, kecerdasan artifisial, keberlanjutan lingkungan, ekonomi berbasis pengetahuan, pengembangan sumber daya manusia, hingga penguatan moderasi beragama dan perdamaian dunia.

Bagi UIN Maliki Malang, penguatan jejaring dengan Arab Saudi menjadi bagian dari agenda internasionalisasi sekaligus upaya memperluas kontribusi perguruan tinggi Islam Indonesia dalam ekosistem pendidikan tinggi global.

Kehadiran pada National Day Arab Saudi di Jakarta pun menjadi salah satu ruang diplomasi akademik untuk mempertemukan kepentingan pendidikan, ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan kemanusiaan dalam hubungan Indonesia–Arab Saudi.

Dengan demikian, jejaring internasional tidak berhenti sebagai hubungan antarlembaga, tetapi diarahkan menjadi kolaborasi yang menghasilkan pengetahuan, inovasi, mobilitas akademik, dan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.