Langsung ke konten
Senin, 28 September 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Kunjungan Akademik Universiti Malaya ke FTIK UIN Malang Ditutup dengan Kolaborasi Budaya

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Kunjungan akademik mahasiswa Islamic Education Universiti Malaya, Malaysia, ke Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi berakhir pada Kamis (24/9/2026). Agenda penutupan di Aula Micro Teaching FTIK diwarnai kolaborasi seni budaya dan ramah tamah yang mempertemukan mahasiswa kedua perguruan tinggi.

Penutupan kegiatan dipandu instruktur FTIK UIN Malang, Kelik. Mahasiswa Universiti Malaya dan mahasiswa FTIK berkolaborasi memainkan angklung dalam sesi seni budaya interaktif.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan mobility student yang tidak hanya mempertemukan mahasiswa dalam aktivitas akademik, tetapi juga membuka ruang interaksi melalui pengenalan budaya Indonesia.

Perwakilan mahasiswa Universiti Malaya menyampaikan apresiasi atas sambutan dan pengalaman yang mereka peroleh selama mengikuti rangkaian kunjungan di FTIK UIN Malang. Mereka menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang berkesan selama berada di Malang.

Setelah sesi seni budaya, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah yang menyajikan kuliner khas Malang, bakso. Mahasiswa Universiti Malaya bersama mahasiswa, dosen, instruktur, dan pimpinan FTIK menikmati hidangan dalam suasana informal.

Rangkaian kunjungan kemudian ditutup dengan foto bersama. Selain menjadi dokumentasi kegiatan, sesi tersebut menandai berakhirnya agenda mobility student Universiti Malaya di FTIK UIN Malang.

Kunjungan akademik tersebut sekaligus menjadi ruang interaksi lintas negara bagi mahasiswa kedua perguruan tinggi. Pertemuan akademik dan budaya yang berlangsung selama kegiatan diharapkan dapat menjadi pijakan bagi pengembangan kolaborasi antara FTIK UIN Malang dan Universiti Malaya pada agenda berikutnya.

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.