Langsung ke konten
Senin, 28 September 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

HMPS PIPS UIN Malang Gelar Edudesign 2026, Mahasiswa Didorong Kuasai Media Pembelajaran Digital

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mendorong mahasiswa memperkuat keterampilan digital melalui Workshop Edudesign 2026 di Auditorium Micro Teaching, Sabtu (26/9/2026).

Mengusung tema “Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa Melalui Media Pembelajaran Digital yang Adaptif dan Interaktif Berbasis Canva”, kegiatan tersebut dirancang tidak sekadar mengenalkan fitur desain, tetapi mengarahkan mahasiswa memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan media pembelajaran yang komunikatif dan interaktif.

Workshop menghadirkan Laily Nur Faiqotul Himmah, Brand Ambassador Canva, sebagai pemateri. Peserta diperkenalkan pada berbagai fitur Canva sekaligus diajak mempraktikkannya untuk membuat konten digital sesuai kebutuhan pembelajaran.

Bagi mahasiswa PIPS yang diproyeksikan memasuki dunia pendidikan, keterampilan tersebut dinilai semakin relevan. Penguasaan materi perlu diikuti kemampuan mengemas pesan agar mudah dipahami dan menarik bagi peserta didik.

Ketua Program Studi PIPS, Dr. Saiful Amin, M.Pd., mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang menghadirkan kegiatan pengembangan kompetensi digital tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat membantu mahasiswa beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Apresiasi serupa disampaikan Sekretaris Prodi PIPS, Nailul Fauziyah, M.A. Ia menilai penguasaan teknologi telah menjadi bagian penting dalam kehidupan mahasiswa.

Iklan

“Pelatihan Canva ini penting sebagai penunjang mahasiswa agar lebih kreatif. Sekarang kita hidup berdampingan dengan teknologi dan hal itu sudah tidak bisa dihindari,” ujarnya.

Menurut Nailul, kemampuan menggunakan Canva juga dapat dimanfaatkan mahasiswa di luar kebutuhan pembelajaran, seperti mendukung presentasi, kegiatan organisasi, penelitian, publikasi, hingga kebutuhan profesional.

Ketua HMPS PIPS, Kresna Adi Prasetya, mengatakan workshop tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi menghadirkan program yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan kompetensi mahasiswa.

Sementara itu, Ketua Panitia, Romi, menegaskan kegiatan dirancang agar peserta tidak berhenti pada pemahaman teori. Mahasiswa diberi kesempatan untuk langsung mempraktikkan penggunaan Canva dalam menghasilkan media dan konten digital.

Melalui praktik tersebut, mahasiswa diarahkan memahami desain bukan semata persoalan tampilan visual, melainkan bagian dari strategi menyampaikan gagasan. Kemampuan menggabungkan kreativitas, komunikasi, dan teknologi diharapkan dapat memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi kebutuhan pembelajaran dan dunia profesional yang semakin terdigitalisasi.

Workshop Edudesign 2026 sekaligus memperluas ruang belajar mahasiswa PIPS di luar perkuliahan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya dikenalkan pada teknologi sebagai pengguna, tetapi didorong untuk mengolahnya menjadi karya yang dapat digunakan dalam mendukung proses pembelajaran.

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.