Langsung ke konten
Selasa, 22 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Nasional

Tingkatkan Kesadaran Kesehatan, Babinsa Dampingi Penyuluhan TBC dan DBD

 

Pasuruan, JatimSatuNews. Com

Upaya pencegahan penyakit menular terus digencarkan di wilayah Kecamatan Gempol. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Babinsa Koramil 0819/20 Gempol, Sertu Sudiar R, melaksanakan pendampingan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan penyakit Tuberkulosis (TBC) serta Demam Berdarah Dengue (DBD) yang berlangsung di Aula Desa Carat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah preventif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyakit TBC dan DBD, termasuk cara penularan, gejala, hingga upaya pencegahannya. Warga Desa Carat tampak antusias mengikuti penyuluhan yang diharapkan mampu membangun budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Sudiar R menegaskan bahwa menjaga kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, lingkungan yang bersih serta pola hidup sehat merupakan kunci utama dalam mencegah munculnya berbagai penyakit menular.

“Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala TBC maupun DBD,” ujar Sertu Sudiar R.

Ia juga mengajak masyarakat untuk rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, serta tidak ragu memanfaatkan fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan yang mengarah pada gejala penyakit tersebut.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan wujud sinergi TNI bersama pemerintah desa dan tenaga kesehatan dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Diharapkan, melalui edukasi yang berkelanjutan, angka penyebaran TBC dan DBD di wilayah Desa Carat dapat ditekan, sehingga tercipta masyarakat yang sehat, produktif, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan bersama. (Mif)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.